TANGERANG. Oposisinews.com. Pembagian bantuan yg disalurkan oleh pihak bank Bank Jabar Banten (BJB) tidak sesuai dengan anjuran Pemerintah karena tidak menaati aturan protokoler kesehatan yang ada, acara berlnagsung di aula Kecamatan Mauk (Kabupaten Tangerang) Kamis (25/02/2021).

Camat Mauk saat dimintai keterangan menjelaskan, bahwa penerima bantuan sebanyak 1447orang.

“Penerima bantuan ini sekitar 1447an warga dan di bagi 3 lokasi di kecamatan mauk, Desa Tegal Kunir, Lor, dan Mauk Timur/desa sasak digedung SD. Yang menjadi masalah adalah pada saat pembagian, warga tidak teratur, terus mereka juga berdesak- desakan,” ujar Camat menjelaskan.

Dan menurut keterangan seseorang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “Panitia kami sudah mengatur tapi warganya pak susah di atur,” jelasnya.

Sangat disayangkan dalam hal menertibkan kerumunan itu tidak melibatkan Pol PP untuk mengatur kerumunan warga, kenapa pihak kecamatan Mauk sendiri yang melakukan pengamanan.

Saat pihak media mempertanyakan pada pihak Bank BJB perihal tumpukan massa ini, salah seorang pihak Bank BJB mengatakan kalau dia tidak mau dipublikasi, dan bukan tanggung jawabnya.

“Saya tidak mau direkam dan difoto dan ini bukan tanggung jawab saya,” ucapnya menghindar.

Dalam kegiatan tersebut ada kejadian kehilangan sepeda Motor yang menimpa seorang wanita yang bernama Nurhayati, wanita yang belum diketahui warga dari mana itu mengatakan kalau dirinya kehilangan 1 unit motor Honda Scoppy.

Setelah mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian sektor Mauk langsung mengadakan olah TKP dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu, I Nyoman Nariana.

Hingga berita ini diturunkan kami belum mendapatkan informasi lanjutan dari peristiwa tersebut.

Kita terus menunggu seperti apa tanggapan dari pihak Kecamatan Mauk dan Dinas Sosial, serta dinas – dinas yang terkait. ( Ferri prabu).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *