KABUPATEN SEMARANG – Ketua Elbeha Barometer, Sri Hartono, menyampaikan keprihatinannya atas munculnya narasi berita yang tujuannya untuk memecah belah tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang yang akan dilantik hari ini Rabu (14/10/2026). Ia berharap PWI Kabupaten Semarang tetap solid dan kompak serta tidak mudah terpengaruh oleh opini yang diduga dilatarbelakangi kekecewaan atau rasa sakit hati pihak tertentu.
Menurut Sri Hartono, dinamika dalam organisasi merupakan hal yang lumrah. Namun, perbedaan pandangan maupun kekecewaan terhadap suatu proses seharusnya tidak berkembang menjadi polemik yang berpotensi mengganggu persatuan anggota.
Ia berharap seluruh anggota PWI Kabupaten Semarang tetap mengedepankan kebersamaan dan tidak terpancing narasi yang belum tentu didukung bukti kuat.
Sri Hartono juga menekankan bahwa setiap tudingan terhadap organisasi harus disertai fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Kritik boleh disampaikan, tetapi harus dilakukan secara objektif, berimbang, dan tidak sekadar membangun persepsi negatif.
Menurutnya, apabila terdapat persoalan dalam dinamika organisasi, penyelesaiannya sebaiknya ditempuh melalui mekanisme yang berlaku, bukan dengan memperpanjang polemik yang justru berpotensi merusak hubungan antarsesama anggota.
Ia pun mengajak seluruh anggota PWI Kabupaten Semarang untuk mengabaikan narasi yang tidak produktif dan tetap fokus menjaga kehormatan organisasi serta profesionalisme jurnalistik.
“Harapan saya, PWI Kabupaten Semarang tetap solid dan kompak. Jangan sampai kebersamaan yang sudah dibangun rusak karena polemik dan narasi yang belum jelas dasar faktanya,” demikian pesan Sri Hartono.
Ia berharap perbedaan pendapat tidak menjadi alasan untuk saling menjatuhkan. Sebaliknya, seluruh anggota diharapkan mampu menjaga persaudaraan dan bersama-sama membesarkan organisasi.
Bagi Sri Hartono, menjaga persatuan jauh lebih penting daripada larut dalam polemik yang belum tentu memberikan manfaat bagi organisasi maupun dunia pers.







