Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | OPOSISINEWS.COM-  Putusan Pengadilan Negeri (PN) terhadap kasus penipuan jual beli mobil mendapat respons dari korban. Muhammad Rivai, pemilik mobil Nissan Grand Livina yang menjadi korban, mengaku menerima putusan hakim yang dinilai telah memberikan rasa keadilan.

Namun, di balik putusan tersebut, ia masih menyimpan kekecewaan lantaran kendaraan miliknya yang menjadi objek perkara hingga kini belum kembali ke tangannya.

“Saya berterima kasih atas putusan yang saya nilai sudah adil. Tetapi saya kecewa karena mobil saya hilang dan tidak kembali,” ujar Muhammad Rivai kepada wartawan.

Rivai juga mempertanyakan terkait keberadaan mobil miliknya yang menurutnya menjadi barang hasil dugaan tindak pidana, namun tidak tercantum sebagai barang bukti dalam perkara tersebut.

“Saya juga mempertanyakan, mobil yang digelapkan itu kenapa tidak disertakan sebagai barang bukti,” katanya.

Atas kejadian yang dialaminya, Rivai mengaku akan mengambil langkah hukum lebih lanjut. Ia menyebut saat ini tengah melakukan koordinasi dengan kuasa hukumnya untuk menentukan langkah berikutnya.

“Saat ini saya masih koordinasi dengan pengacara,” ungkapnya.

Modus Jualkan Mobil, Berujung Penipuan

Berdasarkan fakta persidangan, perkara ini bermula pada Senin, 17 November 2025. Saat itu terdakwa berinisial AKS datang ke rumah Muhammad Rivai di wilayah Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas rencana jual beli kendaraan. Terdakwa kemudian menawarkan diri untuk membantu menjual mobil milik korban berupa satu unit Nissan Grand Livina tahun 2019 warna silver dengan nomor polisi K-1805-DA.

Mobil tersebut diketahui memiliki nilai jual sebesar Rp150 juta.

Pada Rabu, 19 November 2025 sekitar pukul 09.00 WIB, AKS menghubungi korban dan mengaku telah memiliki calon pembeli dari Ciamis yang akan membayar mobil tersebut secara lunas melalui transfer.

Sore harinya sekitar pukul 15.00 WIB, terdakwa datang ke rumah korban. Mobil beserta dokumen kendaraan berupa BPKB, STNK, dan kunci cadangan kemudian diserahkan kepada terdakwa.

Saat itu terdakwa berjanji akan mentransfer uang hasil penjualan setelah pembayaran dari pembeli diterima.

Namun, setelah mobil berada dalam penguasaan terdakwa, korban justru mengalami kesulitan mendapatkan kejelasan terkait penjualan kendaraan tersebut.

Dalam dakwaan disebutkan, pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, terdakwa kemudian menghubungi seseorang berinisial TA dan menawarkan mobil tersebut.

Mobil itu kemudian ditawarkan dengan alasan sebagai kendaraan milik temannya. Dalam proses tersebut, mobil akhirnya disebut terjual dengan harga Rp109 juta.

Korban yang terus menanyakan kejelasan penjualan mobil mengaku hanya mendapatkan alasan yang tidak jelas dan terdakwa disebut menghindar.

Akibat kejadian tersebut, Muhammad Rivai mengalami kerugian sebesar Rp150 juta.

Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Majelis hakim menyatakan terdakwa AKS terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dakwaan alternatif pertama Jaksa Penuntut Umum.

Terdakwa kemudian dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun 8 bulan.

Majelis hakim juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

Dalam perkara tersebut, barang bukti yang ditetapkan berupa satu lembar rekening tahapan BCA atas nama terdakwa dengan periode November 2025.

Sementara itu, terkait keberadaan mobil Nissan Grand Livina yang menjadi pokok persoalan, korban menyatakan masih akan menempuh langkah hukum lanjutan.

Berita Terkait

Sakral dan Spektakuler! Jazz Atas Awan hingga Ritual Mistis Warnai Kemegahan Dieng Culture Festival 2026
Fenomena “Ngangsu” Pertalite Diduga Marak di Salatiga, BBM Subsidi Dipindah dari Motor ke Jerigen
Panas bumi Gunung Ungaran Miliki Potensi Energi Sekitar 55 MW, Potensi Berkontribusi Sekitar 4-5 Persen Terhadap EBT Jawa Tengah
Kabar Baik! Undip Siap Beri Rekognisi SKS bagi Mahasiswa yang Nyantri
Ribuan Warga Penggaron Kidul Tumpah Ruah, Jalan Sehat dan Fun Run Semarakkan HUT RI ke-81
Pangdam IV/Diponegoro dan Keluarga Besar Kodam Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kebersamaan
Lahir dari Perjuangan, Taj Yasin Apresiasi Tradisi Keilmuan Watucongol Tetap Terjaga
Polres Kendal Kerahkan 63 Personel Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar dan Tawuran

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:29

Sakral dan Spektakuler! Jazz Atas Awan hingga Ritual Mistis Warnai Kemegahan Dieng Culture Festival 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:32

Panas bumi Gunung Ungaran Miliki Potensi Energi Sekitar 55 MW, Potensi Berkontribusi Sekitar 4-5 Persen Terhadap EBT Jawa Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:17

Kabar Baik! Undip Siap Beri Rekognisi SKS bagi Mahasiswa yang Nyantri

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:08

Ribuan Warga Penggaron Kidul Tumpah Ruah, Jalan Sehat dan Fun Run Semarakkan HUT RI ke-81

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:14

Pangdam IV/Diponegoro dan Keluarga Besar Kodam Rayakan Kemerdekaan dengan Penuh Kebersamaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:10

Lahir dari Perjuangan, Taj Yasin Apresiasi Tradisi Keilmuan Watucongol Tetap Terjaga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:04

Polres Kendal Kerahkan 63 Personel Patroli Dini Hari, Antisipasi Balap Liar dan Tawuran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:53

Dokter Spesialis Turun ke Desa, Speling Buka Akses Kesehatan bagi Warga Jateng

Berita Terbaru