Pemprov Jateng Siapkan Kurikulum Koperasi untuk Siswa SD hingga SMA

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | OPOSISINEWS.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mematangkan penerapan kurikulum perkoperasian di sekolah sebagai upaya memperkuat pemahaman ekonomi kerakyatan di kalangan pelajar.

Program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai pendidikan koperasi penting untuk membangun karakter gotong royong dan kebersamaan sejak usia dini.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki sejarah panjang dalam perkembangan koperasi sehingga semangat itu perlu kembali diperkuat melalui dunia pendidikan.

Ia mengatakan banyak koperasi pada masa lalu gagal berkembang karena masyarakat belum memahami sistem pengelolaan koperasi secara baik.

Karena itu, pemerintah daerah ingin mengenalkan konsep koperasi kepada siswa sejak bangku sekolah.

“Provinsi sudah menyiapkan kurikulum perkoperasian dan kami ingin sekolah segera menjalankannya mulai pendidikan dasar,” kata Luthfi saat menerima laporan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026).

Luthfi menambahkan, program tersebut juga mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto mengenai pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penguatan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramianto, menjelaskan pihaknya telah menyerahkan rancangan kurikulum kepada Kemendikdasmen dan akan melanjutkan pembahasan bersama Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ia menargetkan peluncuran program berlangsung pada awal Juni 2026 sebelum sekolah mulai menerapkannya pada tahun ajaran baru.

Menurut Bramianto, materi pembelajaran akan disusun sesuai tingkat pendidikan siswa. Guru di tingkat sekolah dasar akan mengenalkan konsep dasar koperasi dan semangat gotong royong.

Pada tingkat SMP, siswa mulai mempelajari struktur organisasi koperasi beserta tugas pengurusnya. Sementara siswa SMA akan mendalami kewirausahaan berbasis koperasi.

“Kami ingin anak-anak memahami ekonomi kerakyatan dan mampu membangun budaya kerja sama untuk kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Penyusunan kurikulum tersebut juga melibatkan berbagai pihak melalui Focus Group Discussion (FGD) di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Kota Semarang, pada 5–7 Mei 2026.

Forum itu menghadirkan Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Kanwil Kemenag Jateng, Dinas Pendidikan Kota Semarang, praktisi koperasi, hingga tim ahli pendidikan.

Tim penyusun mulai menggarap materi sejak Oktober 2025 bersama para guru dan pegiat koperasi di Jawa Tengah.

Berita Terkait

Jepara Perkuat Syiar Keagamaan, Majelis Selawat Bersama Habib Syech Diusulkan Jadi Agenda Berkala
Raih Penghargaan SBBI 2026, Ahmad Luthfi Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah
Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?
Dugaan Tambang Galian C Belum Berizin di Pagerejo Kertek Jadi Sorotan, APH Diminta Bertindak Tegas
Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa
JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng
Hampir 3.000 Atlet Bertarung di Gubernur Jateng Cup 2026, Ajang Mencetak Bintang Taekwondo Masa Depan
Semarang Siap Sambut MTQ Nasional XXXI, Harmoni Al-Qur’an Jadi Semangat Utama

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:18

Jepara Perkuat Syiar Keagamaan, Majelis Selawat Bersama Habib Syech Diusulkan Jadi Agenda Berkala

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:16

Raih Penghargaan SBBI 2026, Ahmad Luthfi Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:03

Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:10

Dugaan Tambang Galian C Belum Berizin di Pagerejo Kertek Jadi Sorotan, APH Diminta Bertindak Tegas

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:08

Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa

Senin, 6 Juli 2026 - 10:34

JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:02

Hampir 3.000 Atlet Bertarung di Gubernur Jateng Cup 2026, Ajang Mencetak Bintang Taekwondo Masa Depan

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:49

Semarang Siap Sambut MTQ Nasional XXXI, Harmoni Al-Qur’an Jadi Semangat Utama

Berita Terbaru