Polres Semarang Laksanakan Sertijab PJU dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Pelayanan Humanis dan Integritas

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OposisiNews.com – Polres Semarang kembali melaksanakan upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakapolres Semarang, para pejabat utama, seluruh Kapolsek jajaran, Pj. Ketua Bhayangkari Cabang Semarang beserta pengurus, serta seluruh personel Polres Semarang.

Sertijab ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat profesionalisme personel di lingkungan Polres Semarang.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian yang wajar dalam dinamika organisasi Polri.

Menurutnya, rotasi jabatan bukan hanya bentuk penyegaran, tetapi juga langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa setiap jabatan memiliki tantangan, pengalaman, dan pembelajaran yang berbeda.

Dari proses itulah, personel dapat terus berkembang serta memperkuat kemampuan dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

“Mutasi adalah bagian dari dinamika organisasi dan peningkatan kinerja. Setiap jabatan memiliki hikmah tersendiri, sekaligus menjadi ruang untuk memperoleh pengalaman dan pembelajaran baru,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Semarang.

Ia menilai kontribusi para pejabat sebelumnya telah membantu menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat pelayanan publik di wilayah Kabupaten Semarang.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Kapolres meminta agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah hukum Polres Semarang, serta membangun komunikasi yang baik dengan anggota maupun masyarakat.

Menurutnya, jabatan baru bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen pelayanan.

Dalam arahannya, AKBP Ratna menekankan tiga prinsip utama yang wajib menjadi pedoman seluruh personel Polres Semarang.

Pertama, bekerja secara tuntas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kedua, tidak menyakiti masyarakat dalam setiap tindakan pelayanan.

Ketiga, menjaga integritas dengan tidak berkhianat terhadap keluarga.

“Tugas kita adalah melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Jangan sampai kehadiran polisi justru menimbulkan rasa takut atau ketidaknyamanan. Layani masyarakat dengan humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga menyoroti pentingnya keteladanan seorang pimpinan.

Ia menegaskan bahwa seorang pejabat harus mampu memberikan contoh nyata kepada anggotanya dengan turun langsung ke lapangan, hadir di tengah masyarakat, dan memahami persoalan secara langsung.

“Ketika pimpinan hadir di lapangan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, maka anggota akan mengikuti dan mendampingi. Keteladanan itu sangat penting dalam membangun budaya kerja yang baik,” imbuhnya.

Mutasi jabatan ini mengacu pada Surat Telegram Kapolda Jawa Tengah Nomor ST/15/IV/KEP./2026 tanggal 21 April 2026.

Sejumlah pejabat mengalami pergantian, di antaranya Kabag SDM, Kasat Lantas, Kapolsek Tengaran, Kapolsek Bergas, Kapolsek Bringin, Kasi TIK, hingga Kapolsek Kaliwungu.

Melalui sertijab ini, Polres Semarang berharap seluruh pejabat yang menerima amanah baru dapat menjalankan tugas dengan maksimal, membawa keberkahan bagi keluarga, serta semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. (liem)

Berita Terkait

Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran
Bandara Ahmad Yani dan Warga Bersatu Jaga Pesisir, Ribuan Mangrove Dipantau di Mangunharjo
Hampir Sebulan Mengendap, Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Jadi Sorotan, Kapolsek Janji Segera Gelar Perkara!!
Sertijab Dandim 0724/Boyolali, Danrem 074/Warastratama Tekankan Kepemimpinan yang Adaptif
​Matangkan Strategi, Tim E-Sport MLBB Polres Jepara Gelar Sparing Jelang Kapolda Jateng Cup 2026
HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Kendal Tembus Kawasan Rob untuk Bantu Warga yang Masih Bertahan
Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU 44.534.12 Mengemuka, Warga Desak APH dan Pertamina Turun Tangan
Jalan Bergas Hancur Digilas Truk Tambang, Warga Tanam Pohon Pisang: Pemerintah dan Perusahaan Tunggu Korban Dulu?

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 07:51

Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:55

Bandara Ahmad Yani dan Warga Bersatu Jaga Pesisir, Ribuan Mangrove Dipantau di Mangunharjo

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:01

Hampir Sebulan Mengendap, Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Jadi Sorotan, Kapolsek Janji Segera Gelar Perkara!!

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:48

Sertijab Dandim 0724/Boyolali, Danrem 074/Warastratama Tekankan Kepemimpinan yang Adaptif

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:36

HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Kendal Tembus Kawasan Rob untuk Bantu Warga yang Masih Bertahan

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:12

Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU 44.534.12 Mengemuka, Warga Desak APH dan Pertamina Turun Tangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:43

Jalan Bergas Hancur Digilas Truk Tambang, Warga Tanam Pohon Pisang: Pemerintah dan Perusahaan Tunggu Korban Dulu?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:18

Pelayanan SPMB Jateng Diperkuat, Ahmad Luthfi Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Praktik Titipan

Berita Terbaru