Warga Tanpa Identitas Tersapu Arus Banjir Kanal Barat, Pencarian Berlanjut Esok Hari

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | OPOSISINEWS.COM — Seorang pria tanpa identitas hilang setelah arus deras menyeret tubuhnya di saluran irigasi yang terhubung ke Sungai Banjir Kanal Barat, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 13.20 WIB. Hingga Jumat malam, tim SAR gabungan belum menemukan korban.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan laporan warga langsung menggerakkan tim SAR menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Kami langsung memberangkatkan tim setelah menerima laporan adanya warga hanyut di kawasan Banjir Kanal Barat,” ujar Budiono.

Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, korban sempat bertahan di muara irigasi dengan cara berpegangan pada sela-sela batu.

Derasnya arus membuat korban kesulitan menyelamatkan diri.

Melihat kondisi tersebut, seorang warga mencoba membantu dari atas saluran.

Korban lalu berdiri dan berusaha meraih pertolongan dengan memegang kaki warga tersebut.

“Korban sempat bertahan sambil memegang kaki warga yang hendak menolong. Namun arus sungai terlalu deras sehingga pegangan korban terlepas dan tubuhnya langsung hanyut,” jelas Budiono.

Tim SAR gabungan bersama relawan kemudian menyisir aliran sungai mulai dari titik korban hilang hingga area jembatan rel kereta api.

Sebanyak 18 personel turun langsung ke sungai untuk mempercepat pencarian.

Tim telah menyisir area sejauh kurang lebih dua kilometer, namun belum menemukan korban.

Karena kondisi mulai gelap, tim menghentikan sementara proses pencarian dan akan melanjutkannya pada Sabtu pagi.

“Besok tim melanjutkan pencarian dari bawah rel kereta api hingga muara sungai menggunakan perahu karet. Kami berharap cuaca mendukung agar korban segera ditemukan,” pungkas Budiono.

Berita Terkait

Galian C Diduga Ilegal di Rowosari Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Ketegasan Penegakan Hukum
Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa
Heboh! Dugaan Hubungan Pribadi Dua Oknum Notaris di Salatiga Jadi Sorotan, Hingga Kini Belum Ada Klarifikasi Resmi
Ketua DPD BPAN-LAI Jateng Apresiasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80: Polda Jateng Dinilai Profesional dan Humanis
Diduga Galian C Tanah Urug dan Batu Padas Tanpa Izin Bebas Beroperasi di Lereng Temurejo, Aparat Diminta Bertindak
Warisan Islam Perlak Dijaga” Ahlulbait dan Warga Bergerak Pulihkan Makam Leluhur Kesultanan
Diduga Halangi Pengurusan SHGB Bernilai Rp240 Miliar, Kasi Sengketa BPN Kabupaten Semarang Dilaporkan ke KPK
975 Warga Ikuti Bakti Kesehatan Gratis, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:52

Galian C Diduga Ilegal di Rowosari Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Ketegasan Penegakan Hukum

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:08

Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa

Senin, 6 Juli 2026 - 16:29

Heboh! Dugaan Hubungan Pribadi Dua Oknum Notaris di Salatiga Jadi Sorotan, Hingga Kini Belum Ada Klarifikasi Resmi

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:45

Ketua DPD BPAN-LAI Jateng Apresiasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80: Polda Jateng Dinilai Profesional dan Humanis

Senin, 29 Juni 2026 - 09:24

Diduga Galian C Tanah Urug dan Batu Padas Tanpa Izin Bebas Beroperasi di Lereng Temurejo, Aparat Diminta Bertindak

Senin, 29 Juni 2026 - 05:45

Warisan Islam Perlak Dijaga” Ahlulbait dan Warga Bergerak Pulihkan Makam Leluhur Kesultanan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:17

Diduga Halangi Pengurusan SHGB Bernilai Rp240 Miliar, Kasi Sengketa BPN Kabupaten Semarang Dilaporkan ke KPK

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:01

975 Warga Ikuti Bakti Kesehatan Gratis, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat

Berita Terbaru