SEMARANG | OPOSISINEWS.COM — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Semarang berlangsung berbeda tahun ini.
Komunitas motor gede tersebut memilih menggelar aksi donor darah bersama PMI Kota Semarang sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan donor darah berlangsung di Gedung Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang, Sabtu (23/5/2026), dan diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ketua HDCI Semarang, Dandan Febri Herdiana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tema HUT tahun ini yakni “More Than Riding, It’s About Caring”.
Menurutnya, HDCI ingin menunjukkan bahwa komunitas motor bukan hanya tentang hobi berkendara, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Melalui kegiatan donor darah ini kami ingin memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ini juga menjadi bentuk kepedulian teman-teman HDCI terhadap kebutuhan kemanusiaan,” katanya.
Ia menyebut, peserta donor darah tidak hanya berasal dari anggota HDCI Semarang, tetapi juga dari sejumlah daerah seperti Kendal, Batang, Pekalongan, Demak, hingga Salatiga.
Panitia menargetkan sekitar 50 pendonor dalam kegiatan tersebut.
Dandan menambahkan, aksi donor darah sudah menjadi agenda rutin komunitasnya sejak beberapa tahun terakhir melalui kerja sama dengan PMI Kota Semarang.
Selain donor darah, HDCI Semarang juga akan menggelar syukuran sederhana pada puncak HUT 26 Mei mendatang di sekretariat mereka di kawasan BSB City Semarang.
“Kami ingin kegiatan sosial seperti ini terus berjalan, bukan hanya saat ulang tahun, tetapi juga dalam berbagai momentum lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelayanan UDD PMI Kota Semarang, dr. Reztry Maulida menyampaikan apresiasi atas partisipasi HDCI dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah di Kota Semarang.
Menurutnya, kegiatan donor darah tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni.
“Stok darah di PMI Kota Semarang saat ini masih aman untuk semua golongan darah, tetapi kebutuhan rumah sakit setiap hari terus berubah sehingga donor rutin tetap sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Reztry berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan berbagai komunitas untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.







