Terbawa Arus Banjir Kanal Barat, Sugiyo Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | OPOSISINEWS.COM — Upaya pencarian terhadap seorang pria yang hanyut di aliran Sungai Banjir Kanal Barat Semarang akhirnya membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (23/5/2026) pagi setelah dilakukan penyisiran sejak sehari sebelumnya.

Korban diketahui bernama Sugiyo (65), warga Kalibanteng Kidul, Kota Semarang.

Identitasnya dipastikan setelah petugas menemukan kartu tanda penduduk (KTP) di saku pakaian korban saat proses evakuasi berlangsung.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan korban ditemukan sekitar pukul 08.10 WIB di tepi sungai dengan jarak sekitar satu kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut.

“Korban ditemukan di pinggiran sungai dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budiono.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat siang (22/5/2026) ketika korban berada di saluran irigasi yang bermuara ke Sungai Banjir Kanal Barat.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Semarang membuat arus air mendadak membesar dan menyeret korban.

Sejumlah warga sempat mencoba menolong korban saat tubuhnya terbawa arus menuju sungai.

Korban bahkan sempat bertahan dengan memegang kaki salah seorang warga.

Namun derasnya aliran air membuat korban tidak mampu bertahan hingga akhirnya terlepas dan hanyut.

Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian.

Setelah ditemukan, proses evakuasi berlangsung cukup cepat sebelum korban dibawa ke rumah sakit.

Budiono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel SAR dan warga yang membantu proses pencarian.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai maupun saluran air di tengah kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan deras.

“Keselamatan harus menjadi prioritas, terutama saat debit air meningkat akibat hujan. Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang,” tandasnya.

Berita Terkait

Kabur Sebelum Akad, Calon Pengantin Wanita Ditemukan Bersama Kekasih di Hotel Jepara
Warga Tanpa Identitas Tersapu Arus Banjir Kanal Barat, Pencarian Berlanjut Esok Hari
Ratusan Warga Banjaranyar Datangi Kantor Desa, Desak Kepala Desa Mundur dari Jabatan
Kecelakaan Tragis di Selogiri, Satu Nyawa Melayang usai Dua Motor Bertabrakan
Tragedi Saat Kursus Renang Perdana, Bocah SD di Pemalang Meninggal Tenggelam
Kisruh KPR Kalandra City Semarang Kian Panas, Keterlibatan Bank BUMN Dipertanyakan
Pramono Gaungkan Toleransi di Pondok Indah, Warga Menanti Implementasi Nyata
Persijap Bidik Poin di Padang, Laga Krusial di Zona Rawan Degradasi

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:19

Terbawa Arus Banjir Kanal Barat, Sugiyo Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:21

Kabur Sebelum Akad, Calon Pengantin Wanita Ditemukan Bersama Kekasih di Hotel Jepara

Senin, 11 Mei 2026 - 15:41

Ratusan Warga Banjaranyar Datangi Kantor Desa, Desak Kepala Desa Mundur dari Jabatan

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:50

Kecelakaan Tragis di Selogiri, Satu Nyawa Melayang usai Dua Motor Bertabrakan

Senin, 4 Mei 2026 - 10:07

Tragedi Saat Kursus Renang Perdana, Bocah SD di Pemalang Meninggal Tenggelam

Kamis, 30 April 2026 - 16:59

Kisruh KPR Kalandra City Semarang Kian Panas, Keterlibatan Bank BUMN Dipertanyakan

Minggu, 19 April 2026 - 19:40

Pramono Gaungkan Toleransi di Pondok Indah, Warga Menanti Implementasi Nyata

Minggu, 19 April 2026 - 19:29

Persijap Bidik Poin di Padang, Laga Krusial di Zona Rawan Degradasi

Berita Terbaru