Pramono Gaungkan Toleransi di Pondok Indah, Warga Menanti Implementasi Nyata

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OposisiNews.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali menegaskan pentingnya toleransi dan keberagaman dalam menjaga persatuan. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri acara silaturahmi warga di Pondok Indah Golf Course, Minggu.

“Saya harus menjadi gubernur untuk semua, semua kelompok, semua agama, dan semua golongan,” ujar Pramono.

Narasi persatuan dan keberagaman memang terdengar ideal. Namun di tengah berbagai persoalan sosial di Jakarta—mulai dari kesenjangan ekonomi hingga persoalan permukiman, publik kerap mempertanyakan sejauh mana komitmen tersebut benar-benar diterjemahkan dalam kebijakan konkret, bukan sekadar pidato seremonial.

Pramono juga menyebut Pemprov DKI akan terus mendukung kegiatan yang memperkuat toleransi. Ia menilai silaturahmi lintas latar belakang seperti ini menjadi kekuatan utama warga Jakarta.

Di sisi lain, acara yang digelar di kawasan elite Pondok Indah ini justru memunculkan ironi tersendiri. Ketika pesan keberagaman digaungkan di ruang yang relatif homogen secara ekonomi, muncul pertanyaan: apakah semangat inklusivitas itu juga dirasakan oleh warga di lapisan bawah?

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy yang turut hadir menyebut kegiatan ini sebagai wujud kebersamaan lintas suku, agama, dan usia. Ia bahkan mengaku baru benar-benar merasakan suasana silaturahmi seperti ini setelah puluhan tahun tinggal di kawasan tersebut.

Pernyataan itu memperkuat kesan bahwa ruang-ruang kebersamaan lintas latar belakang masih terbatas dan belum menjadi budaya yang merata di seluruh wilayah Jakarta.

Sementara itu, Ketua Panitia Ning Pramono menyebut acara ini sebagai bentuk syukur atas keberagaman yang dirayakan sepanjang tahun, dari Idulfitri hingga Natal, Imlek, Nyepi, dan Paskah.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Ketua KPK Agus Joko Purnomo, Anggota DPRD DKI Ali Suharli, dan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtado.

Meski penuh pesan persatuan, kegiatan ini menyisakan catatan kritis: toleransi tidak cukup dirayakan dalam forum-forum seremonial. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana nilai tersebut diwujudkan dalam kebijakan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya mereka yang berada di kawasan elite.(04)

Berita Terkait

Ubah Mustahik Jadi Muzaki, Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Tahap I Rp5,25 Miliar
Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan
Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September
Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027
Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui
BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset
Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan
Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:25

Ubah Mustahik Jadi Muzaki, Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Tahap I Rp5,25 Miliar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:19

Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan

Sabtu, 19 September 2026 - 06:22

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September

Jumat, 18 September 2026 - 14:41

Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027

Kamis, 17 September 2026 - 06:09

Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui

Kamis, 10 September 2026 - 15:36

BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset

Minggu, 6 September 2026 - 11:43

Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 13:43

Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Berita Terbaru