Latihan Dayung Berujung Duka, Dua Atlet Muda PODSI Pemalang Ditemukan Meninggal

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG | OPOSISINEWS.COM – Tim SAR gabungan menemukan dua atlet muda Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pemalang yang sebelumnya hilang saat menjalani latihan mandiri di Sungai Laes.

Kedua remaja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (25/5/2026).

Korban diketahui bernama Alif (16) dan Alfi (16), warga Dusun Kesapen, Desa Saradan, Kecamatan Pemalang.

Sebelumnya, keduanya hilang setelah kayak yang mereka gunakan saat latihan diduga terbalik akibat derasnya arus sungai.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa tim pencarian menemukan korban pertama, Alif, sekitar pukul 06.30 WIB.

Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 400 meter dari titik awal kejadian.

Sementara itu, tim SAR menemukan korban kedua, Alfi, sekitar pukul 11.30 WIB di radius sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal mereka dilaporkan tenggelam.

“Tim SAR gabungan telah menemukan kedua korban pada hari ini. Korban pertama ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi kejadian, sedangkan korban kedua ditemukan sejauh 2,5 kilometer. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Budiono.

Petugas kemudian mengevakuasi kedua jenazah menuju RSUD dr. Ashari Pemalang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB ketika kedua atlet menjalani latihan dayung secara mandiri di Sungai Laes.

Arus sungai yang deras serta meningkatnya debit air usai hujan di wilayah hulu diduga menyebabkan kayak yang mereka gunakan kehilangan keseimbangan hingga terbalik.

Usai menerima laporan kejadian, Unit Siaga SAR Pemalang bersama tim SAR gabungan langsung menyisir area sungai untuk mencari keberadaan korban.

Proses pencarian berlangsung hingga akhirnya kedua remaja itu berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi.

Budiono juga mengapresiasi seluruh personel SAR, relawan, dan unsur terkait yang ikut membantu proses pencarian.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai maupun perairan lain, terutama ketika kondisi cuaca tidak menentu dan curah hujan masih tinggi.

Berita Terkait

Kejar Konten Viral, Warga Kudus Sebar Hoaks Pocong dan Berakhir Ditangkap Polisi
Viral Pocong Berkeliaran di Dawe Kudus, Polisi Tegaskan Kabar Bohong
Terbawa Arus Banjir Kanal Barat, Sugiyo Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian
Kabur Sebelum Akad, Calon Pengantin Wanita Ditemukan Bersama Kekasih di Hotel Jepara
Warga Tanpa Identitas Tersapu Arus Banjir Kanal Barat, Pencarian Berlanjut Esok Hari
Ratusan Warga Banjaranyar Datangi Kantor Desa, Desak Kepala Desa Mundur dari Jabatan
Kecelakaan Tragis di Selogiri, Satu Nyawa Melayang usai Dua Motor Bertabrakan
Tragedi Saat Kursus Renang Perdana, Bocah SD di Pemalang Meninggal Tenggelam

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:00

Latihan Dayung Berujung Duka, Dua Atlet Muda PODSI Pemalang Ditemukan Meninggal

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:27

Kejar Konten Viral, Warga Kudus Sebar Hoaks Pocong dan Berakhir Ditangkap Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:27

Viral Pocong Berkeliaran di Dawe Kudus, Polisi Tegaskan Kabar Bohong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:19

Terbawa Arus Banjir Kanal Barat, Sugiyo Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:21

Kabur Sebelum Akad, Calon Pengantin Wanita Ditemukan Bersama Kekasih di Hotel Jepara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:48

Warga Tanpa Identitas Tersapu Arus Banjir Kanal Barat, Pencarian Berlanjut Esok Hari

Senin, 11 Mei 2026 - 15:41

Ratusan Warga Banjaranyar Datangi Kantor Desa, Desak Kepala Desa Mundur dari Jabatan

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:50

Kecelakaan Tragis di Selogiri, Satu Nyawa Melayang usai Dua Motor Bertabrakan

Berita Terbaru