JEPARA | OPOSISINEWS.COM – Semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW kembali mewarnai Kabupaten Jepara melalui kegiatan Jepara Berselawat yang dipadukan dengan pengajian Selapanan Jumat Malam Sabtu Legi di Masjid Agung Baitul Makmur, Jumat (17/7/2026) malam.
Ribuan jamaah dari berbagai kalangan memenuhi area masjid untuk mengikuti rangkaian doa, Ratib Al-Attas, dan Selawat Burdah.
Majelis tersebut dihadiri Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, KH Ahmad Marzuki, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, Habib Umar bin Syech Assegaf, Habib Muhammad bin Farid Al Muthohar, para ulama, habaib, serta anggota Ahbaabul Musthofa dan Syecher Mania.
Sebelum menghadiri acara utama, Habib Syech bersama rombongan menyempatkan mengunjungi Museum RA Kartini di kompleks Pendopo Kabupaten Jepara.
Ia meninjau sejumlah koleksi bersejarah, termasuk peninggalan R.A. Kartini dan berbagai artefak budaya yang menjadi bagian dari sejarah Jepara.
Dalam sambutannya, Bupati Witiarso Utomo mengungkapkan harapannya agar Jepara Berselawat dapat diselenggarakan secara rutin dengan melibatkan Ahbaabul Musthofa.
Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
Ia menilai keberadaan Ahbaabul Musthofa selama lebih dari dua dekade telah memberi kontribusi besar dalam membangun kehidupan keagamaan di Jepara.
Konsistensi penyelenggaraan majelis selawat menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut telah tumbuh menjadi tradisi yang dinantikan masyarakat.
“Majelis selawat bukan hanya menjadi wadah beribadah, tetapi juga mempererat persaudaraan serta menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” kata Witiarso.
Habib Syech menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam mengembangkan kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan doa agar kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jepara senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah membangun daerah, sehingga Jepara semakin maju dan masyarakatnya hidup dalam suasana yang damai, religius, dan penuh kebersamaan.







