Judi Dadu Kopyok Diduga Kembali Bergeliat di Gembol Bawen, Warga Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SEMARANG | OPOSISINEWS.COM  – Aktivitas perjudian jenis dadu kopyok yang sempat meredup dikabarkan kembali bergeliat di wilayah Gembol, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Kondisi ini memicu keresahan masyarakat yang mempertanyakan efektivitas upaya pemberantasan penyakit masyarakat yang selama ini digaungkan aparat penegak hukum.

Sejumlah warga mengaku masih mendapati adanya aktivitas yang diduga sebagai praktik perjudian dadu kopyok yang berlangsung secara terbuka pada waktu-waktu tertentu. Keberadaan aktivitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan lingkungan serta berdampak negatif terhadap kehidupan sosial masyarakat.

“Kalau memang sedang dilakukan pemberantasan perjudian, seharusnya aktivitas seperti ini sudah tidak ada lagi. Faktanya masih terdengar dan diduga masih berjalan,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga berharap aparat terkait segera melakukan pengecekan dan penindakan apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum. Mereka juga meminta pengawasan lebih intensif agar wilayah Gembol tidak kembali dikenal sebagai lokasi yang rawan praktik perjudian.

Selain meresahkan masyarakat, aktivitas perjudian juga dikhawatirkan dapat memicu persoalan sosial lainnya, mulai dari konflik antarwarga hingga masalah ekonomi keluarga akibat ketergantungan berjudi.

Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat, warga meminta aparat penegak hukum, pemerintah setempat, serta pihak terkait untuk turun langsung melakukan verifikasi di lapangan. Jika terbukti terdapat praktik perjudian, masyarakat berharap langkah tegas dapat segera diambil sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang terkait informasi dugaan aktivitas judi dadu kopyok tersebut. OPOSISINEWS.COM akan terus menelusuri perkembangan informasi ini guna memperoleh data dan keterangan yang berimbang dari seluruh pihak terkait.(Zaen/Red)

Berita Terkait

JAMPIDSUS FEBRIE DIGELEDAH, UANG HAMPIR RP60 MILIAR DISITA! Pemerhati Hukum: Jangan Ada yang Kebal, Bongkar Sampai ke Akar
Heboh! Dugaan Hubungan Pribadi Dua Oknum Notaris di Salatiga Jadi Sorotan, Hingga Kini Belum Ada Klarifikasi Resmi
JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng
Diduga Galian C Tanah Urug dan Batu Padas Tanpa Izin Bebas Beroperasi di Lereng Temurejo, Aparat Diminta Bertindak
Diduga Halangi Pengurusan SHGB Bernilai Rp240 Miliar, Kasi Sengketa BPN Kabupaten Semarang Dilaporkan ke KPK
Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt. Kadiskop UKM Perindag Kotim Diminta Dicopot
Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran
Putusan Sudah Inkrah, Tambak Belum Kembali: Pemenang Sengketa di Kendal Justru Duduk di Kursi Tersangka!

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:25

JAMPIDSUS FEBRIE DIGELEDAH, UANG HAMPIR RP60 MILIAR DISITA! Pemerhati Hukum: Jangan Ada yang Kebal, Bongkar Sampai ke Akar

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:44

Judi Dadu Kopyok Diduga Kembali Bergeliat di Gembol Bawen, Warga Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum

Senin, 6 Juli 2026 - 16:29

Heboh! Dugaan Hubungan Pribadi Dua Oknum Notaris di Salatiga Jadi Sorotan, Hingga Kini Belum Ada Klarifikasi Resmi

Senin, 6 Juli 2026 - 10:34

JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng

Senin, 29 Juni 2026 - 09:24

Diduga Galian C Tanah Urug dan Batu Padas Tanpa Izin Bebas Beroperasi di Lereng Temurejo, Aparat Diminta Bertindak

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:17

Diduga Halangi Pengurusan SHGB Bernilai Rp240 Miliar, Kasi Sengketa BPN Kabupaten Semarang Dilaporkan ke KPK

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt. Kadiskop UKM Perindag Kotim Diminta Dicopot

Senin, 22 Juni 2026 - 07:51

Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran

Berita Terbaru