Liburan Keluarga di Temanggung Berakhir Duka, Empat Pengunjung Glamping Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMANGGUNG | OPOSISINEWS.COM – Perjalanan wisata sebuah keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang, berubah menjadi tragedi memilukan.

Empat anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di sebuah penginapan glamping di wilayah Kabupaten Temanggung pada Rabu malam (28/5/2026).

Korban diketahui merupakan pasangan suami istri bersama dua anak laki-laki mereka yang masih berusia 21 tahun dan 16 tahun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga tersebut datang ke lokasi wisata pada Selasa sore (26/5/2026) untuk berlibur dan menikmati suasana alam di kawasan glamour camping.

Pada malam harinya, para korban disebut sempat menyantap makanan yang dibawa sendiri sebelum akhirnya beristirahat di dalam kamar penginapan.

Keesokan harinya, petugas pengelola mulai merasa ada kejanggalan ketika mengantarkan makanan ke kamar korban, namun tidak mendapatkan jawaban dari dalam kamar.

Petugas kembali melakukan pengecekan sekitar pukul 11.00 WIB saat waktu check-out mendekat.

Makanan yang sebelumnya diantar diketahui masih berada di tempat dan belum disentuh sama sekali.

Karena hingga sore tidak ada aktivitas maupun respons dari penghuni kamar, pihak pengelola akhirnya membuka kamar untuk memastikan kondisi tamu.

Saat dilakukan pemeriksaan, seluruh penghuni ditemukan sudah meninggal dunia.

Petugas yang datang ke lokasi menemukan adanya busa pada mulut korban.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan awal adanya unsur keracunan, meski penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, I Komang Mahendra Deputra membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.

Aparat kepolisian bersama tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti dan mencari petunjuk penyebab kematian para korban.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Temanggung guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Tim DVI dari Polda Jawa Tengah juga telah diterjunkan untuk melakukan autopsi.

Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan autopsi untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya satu keluarga tersebut.

Berita Terkait

Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng
Gelar Konferkab di Ungaran, PWI Kabupaten Semarang Evaluasi Kinerja dan Susun Pengurus Baru
Laskar Biru Demokrat Bersihkan Lapangan Karangjati, Tegaskan Kepedulian di Tengah Warga
Truk Muatan Biji Plastik Terguling di Tol Solo-Semarang, Jalur Sempat Lumpuh Total
Fenomena “Ngangsu” Pertalite Diduga Marak di Salatiga, BBM Subsidi Dipindah dari Motor ke Jerigen
Ribuan Warga Penggaron Kidul Tumpah Ruah, Jalan Sehat dan Fun Run Semarakkan HUT RI ke-81
Festival Kuda Lumping Meriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat, Warga Pringapus Tumpah Ruah
Dugaan Galian C di Ngaliyan Limpung Disorot, Aparat Didesak Buka Legalitas

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:43

Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:09

Gelar Konferkab di Ungaran, PWI Kabupaten Semarang Evaluasi Kinerja dan Susun Pengurus Baru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:53

Laskar Biru Demokrat Bersihkan Lapangan Karangjati, Tegaskan Kepedulian di Tengah Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:45

Fenomena “Ngangsu” Pertalite Diduga Marak di Salatiga, BBM Subsidi Dipindah dari Motor ke Jerigen

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:08

Ribuan Warga Penggaron Kidul Tumpah Ruah, Jalan Sehat dan Fun Run Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:23

Festival Kuda Lumping Meriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat, Warga Pringapus Tumpah Ruah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:37

Dugaan Galian C di Ngaliyan Limpung Disorot, Aparat Didesak Buka Legalitas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:54

BNIdirect Melejit! Transaksi Tembus Rp6.039 Triliun, BNI Pacu Digitalisasi Bisnis Indonesia Naik Kelas

Berita Terbaru