707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Vio Sari Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG| OPOSISINEWS.COM Pimpinan Media Viosarinews.com, Vio Sari, mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait mengusut tuntas dugaan keracunan massal yang menimpa 707 siswa dan tenaga pendidik SMK Negeri 6 Semarang usai menyantap hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (30/7/2026).

Menurut Vio Sari, peristiwa tersebut menunjukkan adanya dugaan kelalaian serius dalam proses penyediaan maupun pengawasan makanan yang harus dipertanggungjawabkan.

“Polsek Semarang Timur, Badan Gizi Nasional, BPOM, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga Pemerintah Kota Semarang harus bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini. Jangan ada upaya menutup-nutupi ataupun memperlambat proses hukum terhadap pihak yang terbukti lalai,” tegas Vio Sari, Jumat (31/7/2026).

Ia menegaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik, sehingga pelaksanaannya harus mengutamakan standar keamanan pangan.

“Program MBG adalah harapan bagi masa depan anak-anak bangsa, bukan justru menjadi sumber penderitaan. Siapa pun yang terbukti bersalah, baik penyedia makanan maupun pihak yang bertanggung jawab dalam pengawasan, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Semoga seluruh korban segera pulih dan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 698 siswa dan tenaga pendidik mendapatkan penanganan medis di lingkungan sekolah. Sementara sembilan orang yang mengalami kondisi lebih serius dirujuk ke Puskesmas Halmahera, RSUD KRMT Wongsonegoro, dan sejumlah fasilitas kesehatan lainnya.

Korban dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, diare, pusing, serta lemas yang mulai dirasakan sejak Kamis malam hingga Jumat pagi.
Sejumlah siswa mengaku menu MBG yang disajikan berupa ayam bumbu rendang dan sayur daun singkong. Mereka menduga daging ayam belum matang sempurna, sementara pada sayuran ditemukan ulat. Dugaan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari instansi berwenang.

Saat ini Dinas Kesehatan Kota Semarang telah mengambil sampel makanan dan spesimen untuk dilakukan uji laboratorium. Penyaluran makanan dari penyedia yang bersangkutan juga dihentikan sementara hingga hasil investigasi selesai.
(Wahyu)

Berita Terkait

Diduga Jadi Lapak Togel di Pasar Hewan Jelok Boyolali, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas
Legalitas Koperasi Makarti Jaya Dinilai Jadi Fondasi Penguatan Ekonomi Desa di Kotim
Dugaan Kebocoran PAD Tambang Klaten Rp1,287 Triliun Disorot di DPRD, P3AD Desak APH Usut Tuntas
Galian C Diduga Ilegal di Rowosari Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Ketegasan Penegakan Hukum
Kuasa Hukum Direksi PDAM Sebut Putusan Banding PTTUN Surabaya Final, Pemkot Semarang Tempuh Upaya Hukum Lanjutan
JAMPIDSUS FEBRIE DIGELEDAH, UANG HAMPIR RP60 MILIAR DISITA! Pemerhati Hukum: Jangan Ada yang Kebal, Bongkar Sampai ke Akar
Judi Dadu Kopyok Diduga Kembali Bergeliat di Gembol Bawen, Warga Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum
Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:42

707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Vio Sari Desak Pengusutan Tuntas

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:30

Diduga Jadi Lapak Togel di Pasar Hewan Jelok Boyolali, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:42

Legalitas Koperasi Makarti Jaya Dinilai Jadi Fondasi Penguatan Ekonomi Desa di Kotim

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:27

Dugaan Kebocoran PAD Tambang Klaten Rp1,287 Triliun Disorot di DPRD, P3AD Desak APH Usut Tuntas

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:52

Galian C Diduga Ilegal di Rowosari Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Ketegasan Penegakan Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:55

Kuasa Hukum Direksi PDAM Sebut Putusan Banding PTTUN Surabaya Final, Pemkot Semarang Tempuh Upaya Hukum Lanjutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:25

JAMPIDSUS FEBRIE DIGELEDAH, UANG HAMPIR RP60 MILIAR DISITA! Pemerhati Hukum: Jangan Ada yang Kebal, Bongkar Sampai ke Akar

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:44

Judi Dadu Kopyok Diduga Kembali Bergeliat di Gembol Bawen, Warga Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum

Berita Terbaru