Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SEMARANG, OPOSISINEWS.COM – Proyek Peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga-Kedungjati di Kecamatan Bringin senilai Rp3,1 miliar kini tengah disorot tajam. Proyek milik Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Jawa Tengah yang dikerjakan CV Makmur Abadi ini ditemukan retak-retak di sejumlah titik beton pelebaran jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan struktur beton kanan-kiri jalan mengalami keretakan. Pihak kontraktor menyiasatinya dengan melakukan penambalan kilat menggunakan semen cair (mortar).

Kondisi ini memicu desakan publik agar segera dilakukan audit teknis menyeluruh.

Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, tidak membantah temuan tersebut namun menyebut proyek itu merupakan tanggung jawab Balai Semarang. Ia juga mengklarifikasi bahwa keretakan bukan terjadi pada struktur utama jalan, melainkan pada bagian pelebaran.

“Retakan itu pada pelebaran kanan-kiri ruas jalan tebal 20 cm dan lebar 50 cm hingga 1 meter, bukan pekerjaan Rigid Pavement. Di atasnya nanti akan dilapisi aspal,” jelas Henggar melalui WhatsApp, Minggu (6/9/2026).

Ia memastikan kerusakan telah diperbaiki dengan metode grouting yang tidak menurunkan mutu beton.

Sebaliknya, praktisi konstruksi jalan, Ir.Deanova, memperingatkan bahwa retak rambut (hairline cracks) tersebut tidak boleh diremehkan.

Menurutnya, ada empat faktor utama pemicu keretakan: penguapan air terlalu cepat (plastic shrinkage), kurangnya penyiraman beton (curing), campuran air-semen yang tidak seimbang, serta getaran dari kendaraan berat sebelum beton matang.

“Penambalan semen di permukaan hanyalah penanganan awal. Jika retakan sudah menembus struktur dalam, jalan ini berisiko mengalami korosi besi, pecah dari dalam (spalling), hingga ambles dan berlubang akibat beban kendaraan,” tegas Deanova.

Sementara itu, pihak kontraktor di lokasi berdalih bahwa keretakan disebabkan oleh faktor alam akibat cuaca terik matahari. Namun, mereka mengklaim perbaikan telah dilakukan dengan material khusus yang sesuai standar.(*)

Berita Terkait

Kondisi Darurat Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing: Angin Kencang Hambat Pemadaman Udara
Ubah Mustahik Jadi Muzaki, Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Tahap I Rp5,25 Miliar
Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan
Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September
Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027
Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui
BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset
Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:47

Kondisi Darurat Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing: Angin Kencang Hambat Pemadaman Udara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:25

Ubah Mustahik Jadi Muzaki, Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Tahap I Rp5,25 Miliar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:19

Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan

Sabtu, 19 September 2026 - 06:22

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September

Jumat, 18 September 2026 - 14:41

Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027

Kamis, 17 September 2026 - 06:09

Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui

Kamis, 10 September 2026 - 15:36

BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset

Minggu, 6 September 2026 - 11:43

Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan

Berita Terbaru