Kondisi Darurat Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing: Angin Kencang Hambat Pemadaman Udara

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, OPOSISINEWS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu dan Gunung Sumbing, Jawa Tengah, kian meluas hingga memicu peningkatan status penanganan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini menyiagakan dua helikopter TNI untuk mendukung operasi bom air (water bombing), menyusul kendala angin kencang dan cuaca buruk di lokasi kejadian.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa penanganan karhutla di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, resmi ditingkatkan setelah pemerintah kabupaten setempat menetapkan status tanggap darurat.

“Bupati sudah koordinasi dengan kita. Sudah ditingkatkan menjadi tanggap bencana. Juga ada dua helikopter dari TNI yang nanti dioperasionalkan oleh BNPB,” ujar Luthfi seusai meninjau Koperasi Desa Merah Putih di Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (20/10/2026).

Hingga saat ini, operasi water bombing di Gunung Lawu telah berjalan dalam dua sorti penerbangan. Namun, angin kencang di sekitar puncak gunung menjadi tantangan berat bagi pilot untuk bermanuver. Laporan terbaru mencatat api telah menghanguskan sekitar 230 hektare kawasan hutan di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Petugas gabungan kini fokus melakukan pemadaman manual dan membuat sekat bakar demi melokalisasi pergerakan api.

Sementara itu, kebakaran di Gunung Sumbing melanda kawasan Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Meski total luas area terdampak masih didata, petugas memastikan 152 pendaki telah dievakuasi dengan selamat dari jalur pendakian. Untuk sementara, proses pemadaman di Gunung Sumbing masih mengandalkan jalur darat sembari menunggu evaluasi kelayakan operasi udara.

Di sisi lain, Ahmad Luthfi menegaskan telah menginstruksikan Polda Jawa Tengah untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran di kedua gunung tersebut. Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya unsur kelalaian atau kesengajaan.

“Kapolda juga saya koordinasikan dengan jajaran untuk melakukan penyelidikan. Jangan sampai ada unsur kesengajaan di sana,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Luthfi mengimbau masyarakat dan para pendaki untuk menghentikan aktivitas memicu api, seperti pembakaran terbuka atau membuang puntung rokok sembarangan. Ia meminta masyarakat segera melaporkan titik api sekecil apa pun agar penanganan dini bisa langsung dilakukan. (*)

Berita Terkait

Ubah Mustahik Jadi Muzaki, Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Tahap I Rp5,25 Miliar
Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan
Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September
Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027
Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui
BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset
Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan
Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:47

Kondisi Darurat Karhutla Gunung Lawu dan Sumbing: Angin Kencang Hambat Pemadaman Udara

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:19

Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan

Sabtu, 19 September 2026 - 06:22

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September

Jumat, 18 September 2026 - 14:41

Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027

Kamis, 17 September 2026 - 06:09

Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui

Kamis, 10 September 2026 - 15:36

BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset

Minggu, 6 September 2026 - 11:43

Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 13:43

Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Berita Terbaru