Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Ungaran Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN, OposisiNews.com– Dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali menjadi perhatian masyarakat di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang.

Sebuah SPBU diduga menjadi lokasi aktivitas mencurigakan terkait distribusi solar bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan sektor tertentu yang berhak.

Sorotan mengarah pada sebuah truk milik warga berinisial GY yang diduga sering melakukan pengisian solar subsidi secara berulang.

Aktivitas tersebut menimbulkan kecurigaan warga karena berlangsung tidak seperti biasanya dan dinilai berpotensi melanggar aturan penyaluran BBM bersubsidi.

Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, kendaraan tersebut disebut kerap melakukan pengisian dalam jumlah besar dalam waktu yang singkat.

Bahkan, pengisian dilakukan berkali-kali di lokasi yang sama. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya praktik penyalahgunaan distribusi solar subsidi.

Warga menilai lemahnya pengawasan di lapangan menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Jika dugaan ini benar, maka tindakan tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat kecil yang bergantung pada ketersediaan BBM subsidi.

Solar subsidi sejatinya disalurkan untuk membantu kelompok masyarakat tertentu agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi mereka.

Namun, ketika distribusinya disalahgunakan, maka tujuan utama subsidi menjadi tidak tepat sasaran dan justru menguntungkan pihak yang tidak berhak.

Sesuai ketentuan hukum yang berlaku, penyalahgunaan dalam pengangkutan maupun niaga BBM subsidi dapat dikenai sanksi pidana yang cukup berat.

Pelaku dapat terancam hukuman penjara hingga enam tahun serta denda maksimal mencapai Rp60 miliar.

Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di wilayah Kabupaten Semarang, mulai dari penimbunan hingga distribusi ilegal ke sektor industri.

Karena itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama instansi terkait segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh.

Warga meminta tindakan tegas agar praktik semacam ini tidak terus berulang.

Mereka menilai keberadaan mafia BBM subsidi dapat merusak sistem distribusi energi nasional dan menyulitkan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Publik kini menanti langkah nyata dari aparat, termasuk mengungkap siapa saja yang terlibat di balik dugaan penyimpangan tersebut serta memastikan tidak ada pihak yang memberikan perlindungan terhadap praktik ilegal itu. (ar)

Berita Terkait

Polres Kendal Bongkar Peredaran Psikotropika, Seorang Pria Diamankan dengan Ratusan Pil Terlarang
Kabur Karena Viral, Tertangkap Karena Rindu: Akhir Kisah DPO Curanmor Surabaya, Ini Jelasnya 
Dugaan Skandal Asmara Mantan DPRD Temanggung Meledak, Istri Tempuh Jalur Hukum
Skandal Kuota Haji Diseret Lagi, KPK Periksa Eks Pejabat Kemenag – Publik Tunggu Siapa Dalang Utamanya
Pembunuhan Nus Kei di Bandara Kei: Alarm Keras Keamanan Publik, Polisi Didesak Bongkar Motif Tanpa Basa-basi

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 03:31

Polres Kendal Bongkar Peredaran Psikotropika, Seorang Pria Diamankan dengan Ratusan Pil Terlarang

Senin, 4 Mei 2026 - 06:39

Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Ungaran Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

Selasa, 21 April 2026 - 03:26

Kabur Karena Viral, Tertangkap Karena Rindu: Akhir Kisah DPO Curanmor Surabaya, Ini Jelasnya 

Senin, 20 April 2026 - 14:54

Dugaan Skandal Asmara Mantan DPRD Temanggung Meledak, Istri Tempuh Jalur Hukum

Minggu, 19 April 2026 - 19:25

Skandal Kuota Haji Diseret Lagi, KPK Periksa Eks Pejabat Kemenag – Publik Tunggu Siapa Dalang Utamanya

Minggu, 19 April 2026 - 17:51

Pembunuhan Nus Kei di Bandara Kei: Alarm Keras Keamanan Publik, Polisi Didesak Bongkar Motif Tanpa Basa-basi

Berita Terbaru