Skandal Kuota Haji Diseret Lagi, KPK Periksa Eks Pejabat Kemenag – Publik Tunggu Siapa Dalang Utamanya

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OposisiNews.com – Kasus dugaan korupsi kuota haji kembali mencuat, membuka luka lama soal tata kelola ibadah yang semestinya sakral namun diduga disusupi praktik kotor. Komisi Pemberantasan Korupsi kini memeriksa mantan pejabat Kementerian Agama, M. Agus Syafi’, sebagai saksi.

Pemeriksaan dilakukan di Polresta Yogyakarta. Agus merupakan eks Kepala Subdirektorat Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus Kemenag periode 2023–2024, posisi strategis yang beririsan langsung dengan pengaturan kuota haji.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pemanggilan ini bagian dari pendalaman penyidikan yang telah berjalan sejak Agustus 2025. Namun, publik menanti lebih dari sekadar pemeriksaan saksi: siapa yang benar-benar bertanggung jawab?

Tak hanya satu nama, KPK juga memanggil sejumlah pihak dari birokrasi hingga swasta—mulai dari aparatur sipil negara Kemenag hingga jajaran direksi perusahaan travel haji. Fakta ini mengindikasikan dugaan praktik yang tidak berdiri sendiri, melainkan berpotensi melibatkan jaringan yang lebih luas.

Ironisnya, kasus ini menyangkut kuota haji hak umat yang setiap tahun diperebutkan dengan antrean panjang. Ketika kuota yang terbatas justru diduga dipermainkan, publik berhak mempertanyakan integritas pengelolaan negara dalam urusan ibadah.

Sejak penyidikan dimulai pada 9 Agustus 2025, perkembangan kasus dinilai belum menyentuh akar persoalan. KPK dinilai perlu bergerak lebih tegas, bukan hanya mengurai lapisan permukaan.

Kritik pun menguat: jika praktik korupsi benar terjadi dalam pengelolaan kuota haji, maka ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap kepercayaan publik, bahkan nilai keagamaan itu sendiri.

Kini, sorotan tertuju pada KPK. Apakah lembaga antirasuah mampu membongkar aktor utama di balik dugaan permainan kuota ini, atau kasus ini akan kembali berakhir pada nama-nama pinggiran tanpa menyentuh pusat kekuasaan?

Berita Terkait

Berkedok Sewa Kendaraan, Mahasiswa di Semarang Diduga Gadaikan Puluhan Motor
Berpura-pura Jadi Petugas BLT, Pria Misterius Gondol Harta Lansia di Getasan
Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Polda Jateng Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda
Niat Menolong Berujung Kehilangan Mobil, Warga Semarang Bongkar Dugaan Penggelapan dan Seret Nama Oknum Aparat!!
Polres Jepara Ungkap Hasil Investigasi Kematian Pemuda di Area Persawahan Tubanan
Satresnarkoba Polres Salatiga Bongkar Jaringan Sabu, Dua Pengedar Ditangkap dengan Barang Bukti 54 Gram
Pelaku Curanmor di Pasar Kliwon Surakarta Dibekuk, Aksi Terekam Kamera Pengawas
Digerebek Warga Usai Kepergok Keluar dari Rumah Perempuan, Oknum Modin di Jepara Diamankan Polisi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:25

Berkedok Sewa Kendaraan, Mahasiswa di Semarang Diduga Gadaikan Puluhan Motor

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:17

Berpura-pura Jadi Petugas BLT, Pria Misterius Gondol Harta Lansia di Getasan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:07

Niat Menolong Berujung Kehilangan Mobil, Warga Semarang Bongkar Dugaan Penggelapan dan Seret Nama Oknum Aparat!!

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:21

Polres Jepara Ungkap Hasil Investigasi Kematian Pemuda di Area Persawahan Tubanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:56

Satresnarkoba Polres Salatiga Bongkar Jaringan Sabu, Dua Pengedar Ditangkap dengan Barang Bukti 54 Gram

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:45

Pelaku Curanmor di Pasar Kliwon Surakarta Dibekuk, Aksi Terekam Kamera Pengawas

Senin, 1 Juni 2026 - 23:25

Digerebek Warga Usai Kepergok Keluar dari Rumah Perempuan, Oknum Modin di Jepara Diamankan Polisi

Senin, 1 Juni 2026 - 11:40

Polda Jateng dan FBI Bongkar Jaringan Penipuan Internasional di Solo Raya, Kerugian Korban Tembus Rp41 Miliar

Berita Terbaru