Festival Kuda Lumping Meriahkan HUT ke-25 Partai Demokrat, Warga Pringapus Tumpah Ruah

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Kang Adi

KABUPATEN SEMARANG | OPOSISINEWS.COM  Kesenian tradisional kuda lumping kembali menjadi magnet masyarakat. Ratusan warga memadati Dusun Jatisari RW 4, Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Minggu (23/8/2026), untuk menyaksikan Festival Lomba Kuda Lumping dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat.

Kegiatan yang mengusung tema “Perayaan Budaya, Warisan Bangsa, Kebanggaan Indonesia” tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan rakyat, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga eksistensi seni tradisional sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Sebanyak enam kelompok kesenian dari sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang ambil bagian. Para peserta menampilkan kreasi dan karakter pertunjukan masing-masing di hadapan masyarakat.

Penilaian lomba meliputi kostum, keseragaman pakaian, gerakan tari, hingga kekompakan kelompok. Meski berlangsung di bawah terik matahari, semangat para peserta dan antusiasme penonton tetap tinggi. Sejumlah tokoh Partai Demokrat turut hadir, di antaranya Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Semarang H. Parno dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang Lily Sri Wachiduni Choiriyah, S.E., bersama jajaran pengurus serta kader.

Lily mengatakan, festival tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat. Selain kegiatan seni budaya, pihaknya juga telah menggelar sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan melalui program “Langit Biru Indonesia Asri”.

“Di Kabupaten Semarang ada beberapa kegiatan, yaitu pengobatan gratis, lomba olahraga voli, serta kegiatan kebersihan lingkungan yang sudah dilaksanakan,” ujar Lily.

Menurutnya, pelestarian kesenian tradisional memiliki pesan penting bagi generasi muda. Seni dan budaya warisan leluhur, kata dia, bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan.

Sementara itu, H. Parno menjelaskan, enam kelompok peserta berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Bergas, Bawen, dan Pringapus. Proses penjurian dilakukan oleh tim internal Demokrat dengan melibatkan satu juri dari luar.

Parno berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga menjadi sarana bagi Partai Demokrat untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa membuat kami turun dan hadir di tengah-tengah masyarakat. Tujuannya, seperti yang diinstruksikan ketua umum, kami harus bisa memberikan solusi kepada masyarakat,” katanya.

Desa Jatirunggo dipilih sebagai lokasi festival karena dinilai memiliki tempat yang mendukung serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Festival tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki tempat di tengah perkembangan hiburan modern. Pelestarian budaya dinilai penting agar generasi muda tetap mengenal kesenian daerah beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Dengan kegiatan semacam ini, kesenian kuda lumping diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga terus berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

 

Berita Terkait

Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan
Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September
Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027
Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui
Pilkades Serentak Kabupaten Semarang 2026: 38 Petahana Tumbang Sebelum Bertanding, Tiga Absen Akibat Stroke
BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset
Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan
Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:19

Hasil Mediasi SD Isriati di Hotel Ungaran: Sepakat Perbaiki Sistem Pengawasan dan Saling Memaafkan

Sabtu, 19 September 2026 - 06:22

Kabar Gembira! Pemprov Jateng Bebaskan Denda Pajak Kendaraan dan Pajak Progresif Mulai 21 September

Jumat, 18 September 2026 - 14:41

Kabupaten Semarang Punya Wajah Baru! Proyek Pembangunan RTH dan Gedung Serba Guna Bawen Resmi Dimulai, Target Rampung 2027

Kamis, 17 September 2026 - 06:09

Jaga Perdamaian Dunia, Prajurit Yonzipur 4/TK Diponegoro Pimpin Medal Parade Kontingen Garuda di Bangui

Rabu, 16 September 2026 - 14:58

Pilkades Serentak Kabupaten Semarang 2026: 38 Petahana Tumbang Sebelum Bertanding, Tiga Absen Akibat Stroke

Kamis, 10 September 2026 - 15:36

BKD Jateng Luncurkan Digitalisasi Lewat Sipanda BMD, BKD Jateng Kelola 3.754 Aset

Minggu, 6 September 2026 - 11:43

Proyek Jalan Rp3,1 Miliar di Bringin Retak-Retak, Tambalan Kilat Kontraktor Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 13:43

Kasus Nenek Darmi: Ahmad Luthfi Instruksikan Verifikasi Ulang Data Bansos se-Jateng

Berita Terbaru