KENDAL | OPOSISINEWS.COM — Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma menghadiri kegiatan penanaman mangrove serentak di kawasan pesisir Dusun Pilang Sari, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Senin (25/5/2026).
Kegiatan itu menjadi bagian dari program pembinaan teritorial (Binter) TNI AD untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir.
Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan tema “TNI AD Peduli Lingkungan, Mangrove Tumbuh, Negeri Tangguh” mencerminkan komitmen TNI AD dalam menjaga ekosistem pantai dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan.
Pada tahun 2026, jajaran TNI AD menargetkan penanaman sebanyak 200 ribu bibit pohon mangrove di lahan seluas 60 hektar yang tersebar di 29 titik wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Program itu bertujuan menekan abrasi pantai, mencegah intrusi air laut, serta menjaga stabilitas garis pantai di kawasan pesisir.
Selain melindungi daratan dari ancaman gelombang dan abrasi, hutan mangrove juga berperan penting dalam menjaga habitat biota laut seperti ikan dan udang.
Kondisi tersebut dinilai mampu mendukung peningkatan hasil tangkapan nelayan dan menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.
Brigjen TNI Boemi Ario Bimo juga menekankan bahwa mangrove memiliki kemampuan besar dalam menyerap emisi karbon sehingga mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.
Karena itu, kegiatan penanaman mangrove tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.
Kegiatan tersebut memperlihatkan kolaborasi kuat antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai elemen sosial dalam menjaga kelestarian alam.
Sejumlah pejabat dan unsur masyarakat turut hadir, di antaranya para Asisten Kasdam, Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, Danlanal Semarang Kolonel Mar Sabprowanto, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Forkopimda Kendal, hingga jajaran perangkat daerah terkait.
Partisipasi masyarakat juga terlihat melalui keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, Banser, Linmas, FKPPI, serta para pelajar dari SMK Bina Utama Kendal dan SMK NU 04 Patebon yang ikut menanam mangrove bersama di kawasan pesisir Kendal.







