Diduga Bandar Togel di Meteseh Masih Bebas Beroperasi, Ketegasan Aparat Boja Kembali Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL | OPOSISINEWS.COM – Dugaan praktik perjudian togel di wilayah Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, kembali menjadi sorotan publik. Warga menilai aktivitas pengepul togel yang disebut-sebut dikelola seorang perempuan berinisial Dewi masih berlangsung, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan aparat penegak hukum.(13/4/2026)lalu

Sejumlah warga mengaku resah karena praktik yang diduga telah berlangsung cukup lama itu disebut masih berjalan tanpa hambatan berarti. Mereka berharap aparat kepolisian segera mengambil langkah konkret untuk memastikan kebenaran informasi tersebut sekaligus menindak tegas apabila ditemukan unsur tindak pidana.

 


Saat dikonfirmasi, Kapolsek Boja AKP Budianton melalui Kanit Reskrim Ipda Asroy menyatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan dan pengecekan langsung ke lokasi.

“Anggota sudah kami turunkan untuk memantau. Kalau memang masih ada aktivitas, tentu akan kami tindak sesuai prosedur,” ujar Ipda Asroy.
Ia menjelaskan, tindakan kepolisian harus didasarkan pada hasil penyelidikan di lapangan.

Menurutnya, aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian tersebut umumnya berlangsung pada malam hari sehingga pengawasan akan disesuaikan dengan waktu operasional yang diduga dilakukan para pelaku.

Ipda Asroy juga mengungkapkan bahwa Polsek Boja sebelumnya telah beberapa kali menggelar operasi penertiban, termasuk menjelang Hari Raya Idulfitri. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, aktivitas tersebut diduga kembali muncul setelah operasi selesai dilaksanakan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan pendalaman agar penanganannya tepat sasaran,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat mendesak Polsek Boja, Polres Kendal, hingga Polda Jawa Tengah untuk menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan.

Warga berharap penegakan hukum dilakukan secara konsisten tanpa pandang bulu sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Mereka juga meminta aparat segera memberikan kepastian hukum melalui langkah-langkah penindakan apabila dugaan tersebut terbukti.

Publik kini menunggu hasil kerja aparat di lapangan sebagai bukti bahwa pemberantasan perjudian benar-benar dilakukan secara serius demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah Boja dan sekitarnya.

Redaksi OposisiNews.com menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian dalam pemberitaan ini masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan aparat penegak hukum. Pihak-pihak yang disebutkan memiliki hak memberikan klarifikasi atau tanggapan sesuai prinsip keberimbangan pemberitaan.

(Yuan /Red)

Berita Terkait

BNIdirect Melejit! Transaksi Tembus Rp6.039 Triliun, BNI Pacu Digitalisasi Bisnis Indonesia Naik Kelas
Galian C di Ngabean Boja Diduga Masih Beroperasi, Legalitas Dipertanyakan,  LAI BPAN Jateng Desak ESDM dan APH Bertindak
707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Vio Sari Desak Pengusutan Tuntas
Diduga Jadi Lapak Togel di Pasar Hewan Jelok Boyolali, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas
Legalitas Koperasi Makarti Jaya Dinilai Jadi Fondasi Penguatan Ekonomi Desa di Kotim
Dugaan Kebocoran PAD Tambang Klaten Rp1,287 Triliun Disorot di DPRD, P3AD Desak APH Usut Tuntas
Galian C Diduga Ilegal di Rowosari Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Ketegasan Penegakan Hukum
Kuasa Hukum Direksi PDAM Sebut Putusan Banding PTTUN Surabaya Final, Pemkot Semarang Tempuh Upaya Hukum Lanjutan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:56

Diduga Bandar Togel di Meteseh Masih Bebas Beroperasi, Ketegasan Aparat Boja Kembali Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:54

BNIdirect Melejit! Transaksi Tembus Rp6.039 Triliun, BNI Pacu Digitalisasi Bisnis Indonesia Naik Kelas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:13

Galian C di Ngabean Boja Diduga Masih Beroperasi, Legalitas Dipertanyakan,  LAI BPAN Jateng Desak ESDM dan APH Bertindak

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:42

707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG, Vio Sari Desak Pengusutan Tuntas

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:30

Diduga Jadi Lapak Togel di Pasar Hewan Jelok Boyolali, Warga Minta Polisi Bertindak Tegas

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:27

Dugaan Kebocoran PAD Tambang Klaten Rp1,287 Triliun Disorot di DPRD, P3AD Desak APH Usut Tuntas

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:52

Galian C Diduga Ilegal di Rowosari Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Ketegasan Penegakan Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:55

Kuasa Hukum Direksi PDAM Sebut Putusan Banding PTTUN Surabaya Final, Pemkot Semarang Tempuh Upaya Hukum Lanjutan

Berita Terbaru