Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Semarang Barat dan Ngaliyan

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | OPOSISINEWS.COM — Kerusakan jalan di sejumlah wilayah Kota Semarang mulai mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bergerak cepat memperbaiki ruas jalan yang rusak akibat tingginya aktivitas kendaraan bertonase berat.

Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan target pengerjaan berlangsung mulai pertengahan Mei hingga Juni 2026.

Fokus utama penanganan berada di kawasan Semarang Barat hingga Ngaliyan yang selama ini banyak dikeluhkan warga karena kondisi jalan berlubang dan bergelombang.

Salah satu lokasi prioritas yakni ruas jalan di sekitar jembatan Panjangan.

Kondisi jalan yang rusak di kawasan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara sehingga proses perbaikannya didahulukan.

Selain Panjangan, tim DPU juga mulai melakukan penanganan di sejumlah titik lain seperti Kalipancur, Jalan Kolonel R Warsito, serta area sekitar Islamic Center.

Pemerintah kota berharap perbaikan tersebut mampu memperlancar arus lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Agustina menjelaskan, sebelumnya Pemkot Semarang sempat merencanakan perbaikan di Jalan Pamularsih.

Namun rencana itu tidak dapat direalisasikan karena status jalan tersebut kini menjadi jalan nasional dan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Dalam proses pengerjaan, DPU menggunakan metode penguatan struktur jalan agar hasil perbaikan lebih tahan lama.

Bagian jalan yang rusak digali hingga dasar, kemudian diperkuat menggunakan trucuk dan lapisan penyangga sebelum dilakukan pengaspalan ulang.

Menurut Agustina, metode tersebut diharapkan dapat mengurangi kerusakan berulang yang selama ini kerap terjadi akibat beban kendaraan berat.

Saat ini penanganan masih difokuskan menggunakan lapisan aspal karena perbaikan dilakukan di titik-titik tertentu.

Meski demikian, Pemkot Semarang juga membuka peluang melakukan betonisasi maupun overlay total pada ruas jalan yang membutuhkan perbaikan menyeluruh di masa mendatang.

Berita Terkait

Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?
Dugaan Tambang Galian C Belum Berizin di Pagerejo Kertek Jadi Sorotan, APH Diminta Bertindak Tegas
Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa
JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng
Hampir 3.000 Atlet Bertarung di Gubernur Jateng Cup 2026, Ajang Mencetak Bintang Taekwondo Masa Depan
Semarang Siap Sambut MTQ Nasional XXXI, Harmoni Al-Qur’an Jadi Semangat Utama
975 Warga Ikuti Bakti Kesehatan Gratis, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat
Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:03

Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:10

Dugaan Tambang Galian C Belum Berizin di Pagerejo Kertek Jadi Sorotan, APH Diminta Bertindak Tegas

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:08

Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa

Senin, 6 Juli 2026 - 10:34

JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:02

Hampir 3.000 Atlet Bertarung di Gubernur Jateng Cup 2026, Ajang Mencetak Bintang Taekwondo Masa Depan

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:49

Semarang Siap Sambut MTQ Nasional XXXI, Harmoni Al-Qur’an Jadi Semangat Utama

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:01

975 Warga Ikuti Bakti Kesehatan Gratis, Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Polri untuk Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 07:51

Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran

Berita Terbaru