Dugaan Penyaluran Dana PKH Tak Transparan, Polisi Selidiki Laporan Warga Bandungan

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OposisiNews.com — Dugaan masalah dalam penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Karangtalu, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, kini menjadi perhatian serius masyarakat dan aparat kepolisian.

Bantuan sosial yang seharusnya diterima penuh oleh warga kurang mampu diduga tidak sampai seluruhnya kepada penerima manfaat.

Beberapa warga yang merasa dirugikan akhirnya melaporkan persoalan tersebut ke Satreskrim Polres Semarang.

Mereka berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan penyimpangan tersebut agar bantuan sosial benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, menyampaikan bahwa laporan warga telah masuk sejak April 2026.

Saat ini, penyidik masih melakukan serangkaian pendalaman dengan mengumpulkan informasi, dokumen pendukung, serta meminta keterangan dari para pelapor.

“Dua orang pelapor yang mengaku sebagai korban sudah kami mintai keterangan,” katanya, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, penyidik belum bisa menentukan jumlah kerugian maupun pihak yang harus bertanggung jawab karena masih menunggu data resmi dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial terkait daftar penerima bantuan serta mekanisme pencairannya.

Ia menjelaskan, perubahan data penerima manfaat yang terjadi setiap tahun membuat proses sinkronisasi harus dilakukan secara teliti agar hasil penyelidikan tidak menimbulkan kesalahan dalam penetapan fakta hukum.

Kasus ini semakin menjadi sorotan publik karena pihak yang dilaporkan disebut merupakan salah satu perangkat desa setempat.

Kondisi tersebut menambah keresahan warga yang menginginkan adanya keterbukaan dalam penyaluran bantuan sosial.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Proses hukum masih berjalan pada tahap penyelidikan awal dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kepala Desa Mlilir, Jamhari, mengaku belum menerima informasi lengkap mengenai persoalan tersebut.

Ia memastikan akan segera melakukan koordinasi internal untuk mengetahui secara jelas duduk perkara yang sebenarnya.

“Saya belum mengetahui secara rinci persoalan ini. Dalam waktu dekat akan kami lakukan konfirmasi,” ujarnya.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, warga mulai menunjukkan keresahan.

Bahkan, muncul wacana aksi protes sebagai bentuk desakan agar penyaluran bantuan sosial dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan tidak merugikan masyarakat kecil.

Warga berharap pemerintah desa segera membuka komunikasi yang jelas agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik sosial yang lebih besar serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan sosial pemerintah.

Berita Terkait

Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?
Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa
Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt. Kadiskop UKM Perindag Kotim Diminta Dicopot
Hampir Sebulan Mengendap, Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Jadi Sorotan, Kapolsek Janji Segera Gelar Perkara!!
Terungkap! Pria di Demak Nekat Bakar Dua Rumah Warga karena Dendam Pribadi
Berkedok Sewa Kendaraan, Mahasiswa di Semarang Diduga Gadaikan Puluhan Motor
Berpura-pura Jadi Petugas BLT, Pria Misterius Gondol Harta Lansia di Getasan
Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Polda Jateng Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:03

Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:08

Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt. Kadiskop UKM Perindag Kotim Diminta Dicopot

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:01

Hampir Sebulan Mengendap, Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Jadi Sorotan, Kapolsek Janji Segera Gelar Perkara!!

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:22

Terungkap! Pria di Demak Nekat Bakar Dua Rumah Warga karena Dendam Pribadi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:25

Berkedok Sewa Kendaraan, Mahasiswa di Semarang Diduga Gadaikan Puluhan Motor

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:17

Berpura-pura Jadi Petugas BLT, Pria Misterius Gondol Harta Lansia di Getasan

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:50

Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Polda Jateng Tegaskan Komitmen Lindungi Generasi Muda

Berita Terbaru