SEMARANG | OPOSISINEWS.COM – Suasana malam akhir pekan di Kota Semarang berubah semarak saat panggung Road to Kilau Raya hadir di Lapangan Pancasila Simpanglima, Sabtu (23/5).
Ribuan warga dari berbagai daerah memadati lokasi acara untuk menikmati konser hiburan nasional yang menjadi bagian perayaan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke-479.
Acara garapan MNC Group tersebut menghadirkan sederet artis ternama Tanah Air yang sukses menghibur masyarakat hingga malam hari.
Sorak penonton menggema sepanjang acara ketika para musisi tampil membawakan lagu-lagu populer.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menilai kehadiran panggung hiburan nasional itu memberi warna tersendiri dalam perayaan ulang tahun Kota Semarang tahun ini.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan ruang hiburan sekaligus ajang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh kalangan.
“Ini menjadi momen spesial bagi warga Kota Semarang. Antusiasme masyarakat luar biasa dan acara ini membawa energi positif untuk kota,” kata Agustina.
Selain menyuguhkan konser musik, acara juga menampilkan pertunjukan seni budaya khas daerah.
Puluhan penari lokal tampil memukau lewat tarian kolosal yang menggambarkan kekayaan budaya Kota Semarang.
Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton yang memenuhi kawasan Simpanglima.
Rangkaian kegiatan Road to Kilau Raya juga menyentuh sektor religi dan pendidikan.
Program religi bertajuk Cahaya Hati Cahaya Indonesia berlangsung di Masjid Agung Jawa Tengah sebagai bentuk doa bersama untuk masyarakat dan Kota Semarang.
Di sisi lain, kegiatan kreatif untuk mahasiswa turut digelar guna memberikan ruang inspirasi bagi generasi muda.
Pemerintah Kota Semarang berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kemeriahan acara nasional tersebut turut mendongkrak aktivitas ekonomi lokal.
Kawasan kuliner, hotel, hingga pusat keramaian di sekitar lokasi acara tampak ramai dipadati pengunjung.
Banyak kru produksi dan artis nasional juga memanfaatkan kesempatan untuk menikmati wisata dan kuliner khas Semarang.
Agustina berharap dampak positif dari acara itu tidak berhenti pada hiburan semata, tetapi juga mampu memperkuat promosi wisata Kota Semarang di tingkat nasional.
“Semoga melalui acara ini semakin banyak masyarakat yang tertarik datang ke Semarang untuk menikmati wisata, budaya, dan kuliner yang kami miliki,” pungkasnya.







