GROBOGAN | OPOSISINEWS.COM – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
Di tengah proses pemulihan pascabanjir yang melanda wilayah tersebut beberapa bulan lalu, masyarakat menerima bantuan sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto, Rabu (27/5/2026).
Bantuan berupa seekor sapi kurban dengan bobot sekitar 1,1 ton serta 100 paket sembako itu diserahkan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
Kedatangan bantuan tersebut disambut antusias warga di halaman Masjid Roudlotul Jannah.
Suasana penuh kehangatan dan rasa syukur terlihat dari masyarakat yang berkumpul menyaksikan penyerahan bantuan.
Sumarno menyampaikan bahwa bantuan kemasyarakatan Presiden diberikan kepada daerah yang dinilai membutuhkan perhatian khusus.
Desa Tinanding dipilih setelah dilakukan asesmen bersama pemerintah daerah setempat.
“Desa Tinanding menjadi salah satu lokasi penyaluran bantuan karena masyarakatnya baru saja menghadapi bencana banjir. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi warga,” kata Sumarno.
Ia menjelaskan, total bantuan sapi kurban Presiden untuk wilayah Jawa Tengah tahun ini mencapai 36 ekor yang disalurkan ke berbagai kabupaten dan kota.
Menurutnya, Iduladha harus menjadi pengingat pentingnya semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Nilai pengorbanan dalam Iduladha hendaknya diwujudkan melalui kepedulian sosial dan saling membantu di tengah masyarakat,” ujarnya.
Takmir Masjid Roudlotul Jannah, Subakir, mengaku bersyukur karena desanya mendapatkan bantuan sapi kurban langsung dari Presiden RI.
Daging kurban tersebut nantinya akan dibagikan kepada sekitar 730 kepala keluarga.
“Warga sangat senang dan bersyukur atas bantuan ini. Semoga membawa berkah bagi masyarakat Desa Tinanding,” katanya.
Meski kondisi mulai berangsur pulih, warga masih berharap adanya penanganan serius terhadap tanggul Sungai Tuntang yang sebelumnya jebol dan menyebabkan banjir besar di desa mereka.
Subakir mengatakan masyarakat masih merasa khawatir karena kondisi tanggul dinilai belum sepenuhnya aman, terutama saat kendaraan besar melintas di sekitar area tanggul.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna membahas langkah penanganan dan penguatan tanggul.
Sementara itu, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah memastikan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan secara ketat menjelang Iduladha.
Pengawasan dilakukan mulai dari lokasi penjualan hingga proses pemotongan untuk memastikan hewan kurban sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.







