SULBI dan Mahasiswa USM Gaungkan Stop Bullying untuk Anak-anak Semarang

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | OPOSISINEWS.COM – Komunitas Sahabat Unik Luar Biasa Inklusi (SULBI) Semarang bersama mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kampanye anti bullying bertema “Bullying Bukan Bercanda, Semua Berhak Dihargai” di Pos PAUD Ceria Bandarharjo, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut mengajak anak-anak memahami pentingnya menghormati sesama dan menjauhi perilaku perundungan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 20 anak kelas 4 hingga kelas 6 SD di wilayah Bandarharjo mengikuti kegiatan dengan antusias.

Ketua SULBI, Natasha Maelani A., mengatakan pihaknya sengaja mengemas kampanye dengan konsep edukatif dan menyenangkan agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa bullying bukan candaan dan setiap orang memiliki hak untuk dihargai,” kata Natasha.

Panitia menghadirkan permainan edukatif, sosialisasi, dan diskusi interaktif selama kegiatan berlangsung.

Anak-anak belajar membangun empati, menghargai perbedaan, serta berani menolak tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun pergaulan.

Selain membahas perundungan, panitia juga mengenalkan pentingnya kesetaraan gender kepada peserta.

Anak-anak mendapat pemahaman bahwa setiap individu memiliki hak yang sama tanpa membedakan jenis kelamin, latar belakang, ataupun kondisi pribadi.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat.

Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi permainan dan diskusi yang panitia siapkan.

Natasha berharap kampanye tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak.

Menurutnya, keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial harus bersama-sama membangun budaya saling menghormati agar anak-anak dapat tumbuh dengan rasa percaya diri dan penuh empati.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan sehingga semakin banyak anak memahami pentingnya menghargai sesama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jepara Perkuat Syiar Keagamaan, Majelis Selawat Bersama Habib Syech Diusulkan Jadi Agenda Berkala
Raih Penghargaan SBBI 2026, Ahmad Luthfi Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah
Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?
Dugaan Tambang Galian C Belum Berizin di Pagerejo Kertek Jadi Sorotan, APH Diminta Bertindak Tegas
Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa
JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng
Hampir 3.000 Atlet Bertarung di Gubernur Jateng Cup 2026, Ajang Mencetak Bintang Taekwondo Masa Depan
Semarang Siap Sambut MTQ Nasional XXXI, Harmoni Al-Qur’an Jadi Semangat Utama

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:18

Jepara Perkuat Syiar Keagamaan, Majelis Selawat Bersama Habib Syech Diusulkan Jadi Agenda Berkala

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:16

Raih Penghargaan SBBI 2026, Ahmad Luthfi Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:03

Mobil Raib, Pelaku Dipenjara 20 Bulan, Korban: Grand Livina Saya Mana?

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:10

Dugaan Tambang Galian C Belum Berizin di Pagerejo Kertek Jadi Sorotan, APH Diminta Bertindak Tegas

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:08

Diduga Kebal Hukum, Pengangsu Solar Subsidi Masih Bebas Isi BBM di Dua SPBU Ambarawa

Senin, 6 Juli 2026 - 10:34

JAMAS Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Proyek DPU Kabupaten Semarang ke Kejati Jateng

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:02

Hampir 3.000 Atlet Bertarung di Gubernur Jateng Cup 2026, Ajang Mencetak Bintang Taekwondo Masa Depan

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:49

Semarang Siap Sambut MTQ Nasional XXXI, Harmoni Al-Qur’an Jadi Semangat Utama

Berita Terbaru