SEMARANG | OPOSISINEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah strategis untuk mempercepat perbaikan jalan yang mengalami kerusakan di berbagai daerah.
Melalui kebijakan penggeseran anggaran, dana sekitar Rp200 miliar disiapkan guna mendukung pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan provinsi sepanjang tahun 2026.
Keputusan tersebut diambil sebagai respons atas menurunnya kondisi kemantapan jalan yang dipengaruhi cuaca ekstrem dan tingginya intensitas hujan dalam beberapa bulan terakhir.
Pemerintah daerah menilai perbaikan tidak bisa ditunda karena jalan merupakan infrastruktur vital yang menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa percepatan penanganan dilakukan melalui mekanisme Peraturan Kepala Daerah (Perkada).
Langkah ini memungkinkan pemerintah segera menjalankan program perbaikan tanpa harus menunggu pengesahan APBD Perubahan.
Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan berat telah masuk dalam daftar prioritas penanganan.
Pemerintah ingin memastikan akses transportasi masyarakat tetap lancar serta mendukung konektivitas antarwilayah yang menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain jalur Randublatung–Cepu, ruas jalan di kawasan Soloraya, Keling–Kelet di Kabupaten Jepara, serta sejumlah titik lain yang mengalami penurunan kualitas jalan.
Seluruh lokasi tersebut akan ditangani secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan dan kesiapan pelaksanaan pekerjaan.
Meski proses percepatan dilakukan, pemerintah tetap berkomitmen menjalankan seluruh tahapan sesuai regulasi yang berlaku.
Pengadaan pekerjaan, proses lelang, hingga pelaksanaan konstruksi akan dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk menjamin kualitas hasil pekerjaan.
Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyebut tambahan anggaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kembali kondisi jalan provinsi yang saat ini mengalami penurunan.
Dengan dukungan anggaran baru dan program lanjutan melalui APBD Perubahan, kualitas jalan ditargetkan meningkat secara signifikan hingga akhir tahun.
Perbaikan akan dilakukan melalui kegiatan pengaspalan, peningkatan struktur jalan, serta pemeliharaan rutin oleh unit teknis terkait.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak cuaca yang memengaruhi kondisi jalan di sejumlah wilayah.







