May Day 2026, Ahmad Luthfi Sebut Buruh sebagai Pahlawan Penggerak Ekonomi Jawa Tengah

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OposisiNews.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jawa Tengah berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Ribuan buruh bersama masyarakat memadati Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Jumat (1/5/2026), untuk mengikuti jalan sehat bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” itu menjadi simbol sinergi antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha dalam menjaga iklim industri yang sehat dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Jateng Sumarno, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Semarang Nur Arifah, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua Apindo Jateng Frans Kongi, serta sejumlah perwakilan asosiasi perusahaan.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa peringatan May Day bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan atas peran besar kaum buruh dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

Menurutnya, buruh memiliki kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang pada tahun 2025 mencapai 5,37 persen, bahkan melampaui rata-rata nasional.

Capaian tersebut lahir dari kerja keras para pekerja dan terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh buruh. Kalian adalah pahlawan ekonomi Jawa Tengah. Hidup buruh!” tegas Ahmad Luthfi yang langsung disambut riuh ribuan peserta dengan seruan serupa.

Ketua KSPN Kabupaten Semarang, Sumanta, menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan tripartit antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Ia menyebut komunikasi yang baik mampu membuat penyampaian aspirasi berjalan efektif tanpa harus melalui aksi turun ke jalan.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Semarang cukup responsif dalam menerima masukan dari kalangan buruh sehingga hubungan industrial tetap terjaga dengan baik.

Hal serupa disampaikan Ketua DPC SPN Kabupaten Semarang, Nurdin Ma’ruf. Ia menegaskan bahwa para buruh berkomitmen menjaga produktivitas kerja dan menciptakan situasi yang kondusif demi mendukung masuknya investasi ke daerah.

Sepanjang rute jalan sehat sejauh kurang lebih empat kilometer, suasana akrab terlihat jelas. Buruh, pejabat pemerintah, hingga kalangan pengusaha berjalan bersama dalam nuansa penuh kekeluargaan.

Irina Indria Ningrum, pekerja dari PT Ara Shoes Indonesia, mengaku senang dengan konsep peringatan May Day yang menghadirkan kegiatan positif dan mempererat hubungan antarpihak.

“Ini sangat baik karena semua bisa berkumpul dalam suasana yang menyenangkan. Semoga kesejahteraan buruh terus meningkat,” ujarnya.

Pendapat serupa datang dari Mardia, buruh PT Semarang Garmen.

Ia menilai peringatan Hari Buruh dengan jalan sehat jauh lebih aman dan nyaman dibandingkan aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

Usai kegiatan jalan sehat, Gubernur Ahmad Luthfi meresmikan Daycare Tripartit Berdikari yang berada di kawasan Rusunawa Gedanganak, Ungaran.

Fasilitas tersebut hadir untuk membantu para pekerja yang memiliki anak agar dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus.

Menurutnya, keberadaan daycare sangat penting dalam mendukung produktivitas buruh, karena anak-anak mendapat pengasuhan yang layak selama orang tua bekerja.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan Daycare Tripartit Berdikari harus berjalan secara profesional dengan mengedepankan konsep asah, asih, dan asuh.

Anak-anak tidak hanya dijaga, tetapi juga dibimbing, disayangi, dan dididik agar tumbuh optimal.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun berencana memperluas program daycare serupa ke berbagai daerah.

Selain itu, berbagai program peningkatan kesejahteraan buruh terus diperkuat, mulai dari koperasi karyawan, bantuan transportasi, hingga dukungan perumahan bagi pekerja berpenghasilan rendah.

Saat ini, sekitar 537 koperasi karyawan telah beroperasi di berbagai wilayah Jawa Tengah dan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau langsung dari produsen.

Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko, menjelaskan bahwa daycare tersebut saat ini mampu menampung sekitar 15 anak dengan tenaga pengajar yang memadai.

Layanan berlangsung setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 06.30 hingga 17.00 WIB.

“Ke depan kami akan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan para pekerja. Tujuannya membantu persoalan waktu dan pola pengasuhan anak,” pungkasnya. (liem)

Berita Terkait

Jateng Percepat Penanganan Sampah, Ahmad Luthfi Gandeng TNI Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik
Polres Demak Siagakan 250 Personel untuk Kawal May Day
Kisruh KPR Kalandra City Semarang Kian Panas, Keterlibatan Bank BUMN Dipertanyakan
Kapolres Boyolali Pimpin Apel Siaga Pengamanan May Day
Kabur Karena Viral, Tertangkap Karena Rindu: Akhir Kisah DPO Curanmor Surabaya, Ini Jelasnya 
Jalan Rusak di Leyangan Dibiarkan, Warga Sindir: “Ini Desa Wisata atau Jalan Seribu Lubang?”
Gebyar UMKM PKK di Salatiga Ramai, Dampak Jangka Panjang Masih Perlu Diperkuat

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:19

May Day 2026, Ahmad Luthfi Sebut Buruh sebagai Pahlawan Penggerak Ekonomi Jawa Tengah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:51

Jateng Percepat Penanganan Sampah, Ahmad Luthfi Gandeng TNI Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:41

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00

Polres Demak Siagakan 250 Personel untuk Kawal May Day

Kamis, 30 April 2026 - 16:59

Kisruh KPR Kalandra City Semarang Kian Panas, Keterlibatan Bank BUMN Dipertanyakan

Selasa, 21 April 2026 - 03:26

Kabur Karena Viral, Tertangkap Karena Rindu: Akhir Kisah DPO Curanmor Surabaya, Ini Jelasnya 

Minggu, 19 April 2026 - 19:06

Jalan Rusak di Leyangan Dibiarkan, Warga Sindir: “Ini Desa Wisata atau Jalan Seribu Lubang?”

Minggu, 19 April 2026 - 18:44

Gebyar UMKM PKK di Salatiga Ramai, Dampak Jangka Panjang Masih Perlu Diperkuat

Berita Terbaru

REGIONAL

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:41

REGIONAL

Polres Demak Siagakan 250 Personel untuk Kawal May Day

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00