Kejar Konten Viral, Warga Kudus Sebar Hoaks Pocong dan Berakhir Ditangkap Polisi

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS | OPOSISINEWS.COM – Keinginan meraih keuntungan dari media sosial membuat SL (45), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, nekat menyebarkan hoaks teror pocong di Facebook.

Aksi itu akhirnya berujung penangkapan oleh jajaran Polres Kudus.

Petugas Satintelkam Polres Kudus menangkap SL pada Minggu (24/5/2026) setelah menelusuri akun Facebook bernama “Kang Momon” yang ramai membagikan isu kemunculan pocong di sejumlah wilayah Kudus.

Kasatintelkam Polres Kudus, AKP Krisbiyantoro, mengatakan patroli siber mengungkap identitas pemilik akun tersebut.

Saat menjalani pemeriksaan, SL mengakui seluruh unggahan berasal dari dirinya.

“Pelaku mengaku membuat dan mengunggah sendiri konten pocong melalui akun Facebook pribadinya,” ujar AKP Krisbiyantoro.

Petugas lalu mendatangi rumah SL di Kecamatan Kaliwungu untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pemeriksaan, SL mengaku mengambil foto dan narasi pocong dari media sosial sebelum mengunggah ulang demi menarik perhatian warganet.

Ia sengaja membuat konten viral untuk meningkatkan jumlah penonton dan memperoleh penghasilan dari fitur monetisasi Facebook Pro.

“Tujuannya agar kontennya ramai dan bisa menghasilkan keuntungan,” jelas Krisbiyantoro.

SL juga mengakui kabar tentang teror pocong yang ia sebarkan tidak benar.

Di hadapan petugas, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kudus karena telah memicu keresahan.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat Kudus dan berjanji tidak mengulangi perbuatan ini lagi,” kata SL.

Kabag Ops Polres Kudus, Kompol Eko Pujiyono, menegaskan jajaran kepolisian terus meningkatkan patroli malam dan patroli siber guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Ia juga meminta masyarakat lebih teliti saat menerima informasi di media sosial agar tidak mudah terpengaruh kabar bohong.

“Periksa dulu kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” tegas Kompol Eko.

Berita Terkait

Viral Pocong Berkeliaran di Dawe Kudus, Polisi Tegaskan Kabar Bohong
Terbawa Arus Banjir Kanal Barat, Sugiyo Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian
Kabur Sebelum Akad, Calon Pengantin Wanita Ditemukan Bersama Kekasih di Hotel Jepara
Warga Tanpa Identitas Tersapu Arus Banjir Kanal Barat, Pencarian Berlanjut Esok Hari
Ratusan Warga Banjaranyar Datangi Kantor Desa, Desak Kepala Desa Mundur dari Jabatan
Kecelakaan Tragis di Selogiri, Satu Nyawa Melayang usai Dua Motor Bertabrakan
Tragedi Saat Kursus Renang Perdana, Bocah SD di Pemalang Meninggal Tenggelam
Kisruh KPR Kalandra City Semarang Kian Panas, Keterlibatan Bank BUMN Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:27

Kejar Konten Viral, Warga Kudus Sebar Hoaks Pocong dan Berakhir Ditangkap Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:27

Viral Pocong Berkeliaran di Dawe Kudus, Polisi Tegaskan Kabar Bohong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:19

Terbawa Arus Banjir Kanal Barat, Sugiyo Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Sehari Pencarian

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:21

Kabur Sebelum Akad, Calon Pengantin Wanita Ditemukan Bersama Kekasih di Hotel Jepara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:48

Warga Tanpa Identitas Tersapu Arus Banjir Kanal Barat, Pencarian Berlanjut Esok Hari

Senin, 11 Mei 2026 - 15:41

Ratusan Warga Banjaranyar Datangi Kantor Desa, Desak Kepala Desa Mundur dari Jabatan

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:50

Kecelakaan Tragis di Selogiri, Satu Nyawa Melayang usai Dua Motor Bertabrakan

Senin, 4 Mei 2026 - 10:07

Tragedi Saat Kursus Renang Perdana, Bocah SD di Pemalang Meninggal Tenggelam

Berita Terbaru