BANDUNGAN, OPOSISINEWS.COM – Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang dikejutkan oleh penemuan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni dekat pemakaman setempat, Senin (24/8/2026) sore sekitar pukul 16.40 WIB.
“Bayi tersebut ditemukan di kawasan depan makam Desa Pakopen, tepatnya di Jalan Raya Jimbaran–Lemah Abang, Dusun Pakopen,” ujar Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, mewakili Kapolres Semarang, AKBP Heru Dwi Purnomo, di lokasi kejadian.
Kapolsek Bandungan, Iptu Subedi, menjelaskan bahwa penemuan ini bermula saat seorang warg bernama Slamet (73) sedang mencari kayu bakar dan botol bekas. Slamet curiga melihat bungkusan plastik putih di bawah pohon. Saat didekati, plastik tersebut ternyata berisi seorang bayi yang masih bernapas.Slamet langsung melaporkan temuan ini kepada warga yang sedang bergotong royong di lapangan Desa Pakopen. Warga kemudian bergerak cepat mengevakuasi bayi tersebut ke praktik bidan terdekat, Nur Endang Sulastri, untuk mendapatkan perawatan medis.
Bidan Nur Endang Sulastri mengonfirmasi bahwa kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat dan sedang dalam penanganannya.
“Bayi berbobot 3,1 kilogram dan panjang 48 sentimeter. Kami perkirakan bayi ini baru lahir beberapa jam sebelum ditemukan karena tali pusarnya masih menempel,” kata Nur Endang.
Personel Polsek Bandungan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata.
Saat ini, Polres Semarang tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor ke Polres Semarang atau menghubungi layanan panggilan darurat 110.(*)







