Wali Kota Semarang Pastikan Penanganan Longsor Kalialang Berjalan Cepat

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OposisiNews.com – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Kalialang, Kecamatan Gunungpati.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng turun langsung ke lokasi pada Selasa (5/5) untuk memastikan kondisi warga tetap aman dan seluruh proses penanganan berjalan maksimal.

Kedatangan Agustina menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat menghadapi musibah.

Ia meninjau titik longsor, berdialog dengan warga terdampak, serta mengecek langsung kondisi pengungsian dan kebutuhan mendesak di lapangan.

Menurut Agustina, keselamatan warga menjadi prioritas utama.

Pemerintah kota tidak ingin penanganan berlangsung lambat karena kondisi tanah yang terus bergerak dapat membahayakan rumah warga.

“Yang terpenting saat ini adalah keselamatan warga. Kami ingin semua penanganan berjalan cepat agar masyarakat merasa aman dan tidak terus diliputi kekhawatiran,” ujarnya.

Tanah longsor tersebut berdampak pada empat kepala keluarga dengan total 11 jiwa.

Warga mulai meninggalkan rumah mereka secara bertahap sejak awal Mei setelah kondisi tanah menunjukkan pergerakan yang cukup mengkhawatirkan.

Petugas gabungan bersama aparat wilayah langsung membantu proses evakuasi menuju tempat yang lebih aman.

Pemerintah Kota Semarang juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan, kebutuhan pokok, serta pasokan air bersih untuk mendukung warga selama masa pengungsian.

Selain bantuan darurat, pemerintah menyiapkan tempat pengungsian sementara dengan memanfaatkan fasilitas di sekitar lokasi kejadian.

Langkah ini bertujuan agar warga tetap merasa nyaman dan terlindungi selama proses penanganan berlangsung.

Pemkot Semarang juga memperkuat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana karena lokasi longsor berada di kawasan Daerah Aliran Sungai yang membutuhkan penanganan lintas instansi.

Untuk langkah jangka panjang, pemerintah merencanakan pembangunan talud dan bronjong di titik rawan longsor guna memperkuat struktur tanah dan mencegah longsor susulan.

Agustina meminta seluruh perangkat daerah tetap siaga dan terus memantau perkembangan di lapangan agar setiap potensi bahaya dapat segera diantisipasi.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Sabar Wahyudi, mengatakan warga terdampak langsung mengungsi setelah kondisi tanah semakin memburuk.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan warga mendapat bantuan dengan cepat.

Berita Terkait

Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran
Bandara Ahmad Yani dan Warga Bersatu Jaga Pesisir, Ribuan Mangrove Dipantau di Mangunharjo
Hampir Sebulan Mengendap, Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Jadi Sorotan, Kapolsek Janji Segera Gelar Perkara!!
Sertijab Dandim 0724/Boyolali, Danrem 074/Warastratama Tekankan Kepemimpinan yang Adaptif
​Matangkan Strategi, Tim E-Sport MLBB Polres Jepara Gelar Sparing Jelang Kapolda Jateng Cup 2026
HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Kendal Tembus Kawasan Rob untuk Bantu Warga yang Masih Bertahan
Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU 44.534.12 Mengemuka, Warga Desak APH dan Pertamina Turun Tangan
Jalan Bergas Hancur Digilas Truk Tambang, Warga Tanam Pohon Pisang: Pemerintah dan Perusahaan Tunggu Korban Dulu?

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 07:51

Bedah Kasus Mbak Ita: Vonis Sudah Jatuh, Tapi Akar Korupsi Dinilai Masih Berkeliaran

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:55

Bandara Ahmad Yani dan Warga Bersatu Jaga Pesisir, Ribuan Mangrove Dipantau di Mangunharjo

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:01

Hampir Sebulan Mengendap, Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Jadi Sorotan, Kapolsek Janji Segera Gelar Perkara!!

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:48

Sertijab Dandim 0724/Boyolali, Danrem 074/Warastratama Tekankan Kepemimpinan yang Adaptif

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:36

HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Kendal Tembus Kawasan Rob untuk Bantu Warga yang Masih Bertahan

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:12

Dugaan Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU 44.534.12 Mengemuka, Warga Desak APH dan Pertamina Turun Tangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:43

Jalan Bergas Hancur Digilas Truk Tambang, Warga Tanam Pohon Pisang: Pemerintah dan Perusahaan Tunggu Korban Dulu?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:18

Pelayanan SPMB Jateng Diperkuat, Ahmad Luthfi Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Praktik Titipan

Berita Terbaru