Persijap Bidik Poin di Padang, Laga Krusial di Zona Rawan Degradasi

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OposisiNews.com – Persijap Jepara datang ke markas Semen Padang FC dengan satu misi: mencuri poin demi menjauh dari ancaman degradasi. Laga pekan ke-28 BRI Super League ini akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Senin (20/3) pukul 15.30 WIB.

Pelatih Persijap, Mario Lemos, menegaskan timnya datang dengan fokus penuh dan motivasi tinggi. Tren positif enam laga tanpa kekalahan dua kemenangan dan empat hasil imbang, menjadi bekal penting bagi Laskar Kalinyamat.

“Kita tahu laga ini penting. Kami datang dengan semangat tinggi dan berharap hasil maksimal. Semen Padang tim kuat, tapi kami akan berusaha menang,” ujar Lemos dalam konferensi pers jelang pertandingan, Minggu (19/4).

Kepercayaan diri Persijap juga terdongkrak kemenangan 2-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC di pekan sebelumnya—tim yang sebelumnya mencatat enam kemenangan beruntun.

Meski demikian, posisi kedua tim di klasemen belum aman. Persijap berada di peringkat ke-15 dengan 25 poin, sementara Semen Padang di posisi ke-17 dengan 20 poin. Selisih tipis ini membuat laga diprediksi berlangsung sengit, dengan kedua tim sama-sama mengincar kemenangan.

Lemos menyebut telah membawa 22 pemain ke Padang dan memastikan seluruh skuad siap tempur. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus permainan sendiri, sembari tetap mewaspadai kekuatan lawan.

“Kalau kami bermain dengan energi tinggi dan disiplin, saya yakin tim bisa mencapai target,” katanya.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga penentuan nasib di papan bawah klasemen. Bagi kedua tim, satu kesalahan bisa berarti semakin dekat ke jurang degradasi.

Berita Terkait

Pramono Gaungkan Toleransi di Pondok Indah, Warga Menanti Implementasi Nyata
Skandal Kuota Haji Diseret Lagi, KPK Periksa Eks Pejabat Kemenag – Publik Tunggu Siapa Dalang Utamanya
Sepulang dari Eropa, Prabowo Subianto Tancap Gas Ratas—Akselerasi atau Sekadar Rutinitas?
Pembunuhan Nus Kei di Bandara Kei: Alarm Keras Keamanan Publik, Polisi Didesak Bongkar Motif Tanpa Basa-basi
Di Balik Penghargaan Zaenal “Petir”, Potret Ketimpangan Akses Hukum Masih Menganga

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 19:40

Pramono Gaungkan Toleransi di Pondok Indah, Warga Menanti Implementasi Nyata

Minggu, 19 April 2026 - 19:29

Persijap Bidik Poin di Padang, Laga Krusial di Zona Rawan Degradasi

Minggu, 19 April 2026 - 19:25

Skandal Kuota Haji Diseret Lagi, KPK Periksa Eks Pejabat Kemenag – Publik Tunggu Siapa Dalang Utamanya

Minggu, 19 April 2026 - 18:55

Sepulang dari Eropa, Prabowo Subianto Tancap Gas Ratas—Akselerasi atau Sekadar Rutinitas?

Minggu, 19 April 2026 - 17:51

Pembunuhan Nus Kei di Bandara Kei: Alarm Keras Keamanan Publik, Polisi Didesak Bongkar Motif Tanpa Basa-basi

Minggu, 19 April 2026 - 17:39

Di Balik Penghargaan Zaenal “Petir”, Potret Ketimpangan Akses Hukum Masih Menganga

Berita Terbaru